Home News Bupati Aceh Tamiang Minta Helikopter Polri untuk Distribusi Logistik ke Wilayah Terisolir
News

Bupati Aceh Tamiang Minta Helikopter Polri untuk Distribusi Logistik ke Wilayah Terisolir

Share
Share

POPULARITAS.COM – Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi mengatakan pihaknya telah koordinasi dengan Polri dan meminta helikopter untuk mempercepat pendistribusian bantuan ke wilayah yang masih terisolir.

“Besok saya minta bantuan helikopter sama Polri ditempatkan di Payambedi. Posko nanti dipusatkan di sana karena dekat dengan helipad,” kata Armia Fahmi, Selasa (2/12/2025).

Armia mengatakan bahwa bantuan logistik untuk korban akibat banjir dan longsor saat ini mulai masuk melalui tiga jalur, yakni Pelabuhan Kuala Langsa, Pangkalan Susu, dan jalur udara

“Sore ini bantuan akan mendarat di Pelabuhan Kuala Langsa. Sembako dan kebutuhan lainnya akan segera kita bagikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Beberapa akses yang sebelumnya lumpuh kini mulai bisa dilalui. Namun demikian, Armia menyebutkan sejumlah wilayah masih terisolir, khususnya jalur menuju Kecamatan Bandar Pusaka atau Babo.

“Kami sudah kemarin itu membelanjakan sembako dan kebutuhan lainnya akan segera kita bagikan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EdukasiNews

Arab Saudi Siapkan 1.000 Beasiswa untuk Mahasiswa Indonesia 2026-2027

POPULARITAS.COM – Pemerintah Arab Saudi menyiapkan 1.000 kuota beasiswa bagi mahasiswa Indonesia...

InternasionalNews

Korea Selatan Mulai Bersiap Kirim Pasukan ke Selat Hormuz

POPULARITAS.COM – Militer Korea Selatan tengah melakukan persiapan untuk mengerahkan pasukan ke...

News

Tiga Bahasa di Pulau Simeulue jadi Warisan Budaya Nasional

POPULARITAS.COM – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh, menyatakan Kementerian...

News

Plt. Sekda Aceh Tekankan Kesiapan SKPA dalam Perubahan RKPA 2026

POPULARITAS.COM – Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik,  meminta seluruh SKPA...

Exit mobile version