POPULARITAS.COM – Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil atau Ayah Wa, menginginkan pembangunan hunian sementara (Huntara) selesai sebelum bulan Ramadan agar pengungsi tidak terlalu lama tinggal di bawah tenda darurat.
“Kita berharap pembangunan perumahan sementara segera dimulai agar pengungsi tidak terlalu lama tinggal di bawah tenda darurat, mengingat beberapa pekan mendatang akan memasuki Ramadhan,” kata Ayah Wa, Senin (12/1/2025).
Ayah Wa mengatakan, pembangunan 100 Huntara dari Rumah Zakat bersama Bulak Sumur Peduli, Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Tangguh Research Group on Resilient Architecture. Huntara itu dibangun di Gampong Geudumbak, Langkahan.
Ayah Wa menjelaskan, pembangunan direncanakan akan dibangun secara bertahap, melibatkan masyarakat sekitar untuk memperkuat semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi warga pasca bencana banjir.
Ayah Wa menyebutkan di Aceh Utara rencana akan dibangun di 7 Kecamatan, Sawang, Dewantara, Lapang, Baktiya, Seuneddon, Langkahan dan Tanah Jambo Aye.
“Dengan total 20 titik lokasi Huntara dan ditargetkan selesai sebelum Ramadhan,” ujarnya
Semetara itu, lanjut Ayah Wa, Rencana Pembangunan Hunian tetap di Aceh Utara berada di tujuh Kecamatan,yaitu Tanah Jambo Aye, Lapang, Seuneddon, Dewantara, Baktiya, Langkahan dan Sawang.
“Total pembangunan Huntap direncanakan berada di 16 lokasi,” ucapnya.
Khusus di Gampong Kuala Cangkoy, Kecamatan Lapang, kata Ayah Wa. akan dibangun hunian tetap sebanyak 104 unit oleh Pemerintah Pusat ditargetkan juga rampung sebelum bulan ramadhan.
“Huntap dibangun di atas lahan seluas 2,2 hektare, yang merupakan tanah bersertifikat milik Pemerintah Kabupaten Aceh Utara,” pungkasnya

Leave a comment