Home Kesehatan Cara Terhindar Dari Virus Nipah
KesehatanNews

Cara Terhindar Dari Virus Nipah

Share
Share

POPULARITAS.COM – Virus Nipah merupakan virus yang ditularkan dari hewan ke manusia (zoonosis). Berdasarkan temuan Badan Kesehatan Dunia atau WHO, virus ini bisa menular dari hewan seperti kelelawar dan babi.

Melansir laman resmi WHO, meski hingga kini belum ditemukan obat dan vaksin untuk virus Nipah, WHO membeberkan beberapa cara untuk menghindari penularan dari hewan ke hewan, hingga dari hewan ke manusia.

Cara hindari penularan Virus Nipah antar hewan

Berdasarkan pengalaman yang diperoleh selama wabah Nipah merebak di peternakan babi tahun 1999 lalu, disarankan untuk selalu membersihkan dan desinfeksi peternakan babi secara rutin.

Pembersihan area kandang menggunakan deterjen dinilai efektif dalam mencegah infeksi yang dapat berpotensi menyebar.

Jika dicurigai terjadi wabah pada hewan ternak, maka hewan tersebut disarankan untuk langsung dikarantina. Apabila terdapat hewan ternak yang mati karena terinfeksi, disarankan untuk langsung dikubur atau dibakar.

Penyebaran virus Nipah juga diduga berasal dari babi yang sakit usai menyantap sisa buah yang sudah dimakan oleh kelelawar buah dari famili Pteropodidae.

Karena ditemukan infeksi yang menyebar dari buah yang terkontaminasi oleh air liur dan urin kelelawar, maka disarankan untuk mempertimbangkan lokasi peternakan dari keberadaan pohon yang berbuah dan titik kerumunan kelelawar.

Cara hindari penularan Virus Nipah dari hewan ke manusia

WHO mengimbau kepada masyarakat untuk tidak kontak langsung dengan hewan babi atau kelelawar yang terinfeksi. Sebisa mungkin untuk melindungi diri dari hewan yang terinfeksi dengan sarung tangan dan masker.

Jika satu wilayah terpapar virus Nipah, WHO mengimbau untuk mencuci tangan secara teratur serta menghindari kontak fisik secara langsung dengan pasien yang terinfeksi dengan menggunakan pelindung diri.

WHO menyebut, penularan antar manusia telah dilaporkan di wilayah yang terpapar virus Nipah. Namun hingga kini belum diketahui jenis penularannya melalui droplet atau airborne. Namun WHO mengimbau untuk mewaspadai kemungkinan penularan dari tetesan cairan atau droplet.

Berdasarkan penemuan wabah yang terjadi di Bangladesh dan India, WHO mengimbau untuk memperhatikan konsumsi produk olahan buah yang mentah seperti sari kurma mentah.

Sari kurma yang tidak dimasak dengan baik berpotensi terkontaminasi dengan urin dan air liur kelelawar. Hal ini dapat menjadi penyebab pindahnya virus Nipah ke manusia.

Sumber: CNN

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

Exit mobile version