Home News Dampak Berubahnya Status Bur Ni Telong, Jumlah Warga Mengungsi Bertambah
News

Dampak Berubahnya Status Bur Ni Telong, Jumlah Warga Mengungsi Bertambah

Share
Warga mengungsi akibat khawatir akan status gung Bur Ni Telong, Bener Meriah. Poto : BNPB
Share

POPULARITAS.COM – Jumlah warga yang mengungsi akibat guncangan gempa dan perubahan status Gunung api Bur Ni Telong, bertambah, hal ini dikarenakan warga cemas jika gunung   Bur Ni Telong erupsi.

Kepala Dinas Komunikasi Kabupaten Bener Meriah Halim Abdi, mengatakan sebelumnya warga di dua kampung yang diminta mengungsi yakni Kampung Pantan Pediangan dan Kampung Rembune, namun Gerakan mengungsi juga dilakukan oleh warga Bandar Lampahan dan Damaran.

“ Sepertinya warga diluar dua desa tadi, juga dilanda kecemasan dan ikut mengungsi,” jelas Halim Abdi, Kamis (1/1/2026).

Menindaklanjuti hal tersebut, pemerintahan Kabupaten Bener Meriah juga telah menyediakan lokasi mengungsi dan tenda serta logistik bagi warga.

“Pasca naik level, masyarakat yang berada diradius dua kilometer dari Puncak Bur Ni Telong dievakuasi ke Kampus Unsyiah yang terletak di kampung Mekar Ayu, Kecamatan Timang Gajah,” ungkap Halim Abdi.

Pemkab Bener Meriah telah merilis titik kumpul evakuasi dibeberapa kecamatan, untuk mengantisipasi jika terjadi erupsi gunung Bur Ni Telong.

Adapun di Kecamatan Timang Gajah 1 titik Evakuasi berada di Kampus Unsyiah II Lampahan dan SDN Simpang Layang, yang meliputi Desa Kenine, Fajar Harapan, Damaran Baru, Bandar Lampahan, Karang Jadi dan desa Mude Ben ara.

Kecamatan Timang Gajah II titik evakuasi berada di SMAN 3 Timang Gajah, MTs Blang Rongka dan MIN Rongka, meliputi Desa Rembune, Pantan Dedingin, Bukit Mulie, Lampahan, Lampahan Timur dan Lampahan Barat.

Kecamatan Bukit titik evakuasi di GORS Bener Meriah dan Pasar Pekan Simpang Tiga yang meliputi desa Bale Atu, Hakim Tungul Naru, Balw Redelong, Rembele dan Karang Rejo.

Kecamatan Wih Pesam I titik evakuasi di TK M, MI,SMP dan Lapangan Bola Blang Panas meliputi desa Wonosobo, Burni Telong,Pante Raya dan Wih Pesam.

Sementara untuk Kecamatan Wih Pesam II titik evakuasi berada di sekolah-sekolah SD dan Lapangan Bola Suka Makmur Induk yang meliputi beberapa desa diantaranya Lut Kucak, Simpang Balik dan Bener Mulie.

Pemerintah daerah mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan tidak panik meski status gunung Bur Ni Telong telah ditetapkan menjadi level III (Siaga).

 

 

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Dinas PUPR Pidie belum serahkan dokumen proyek paska bencana Rp10 miliar untuk di lelang

POPULARITAS.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pidie, hingga akan...

EdukasiNews

Terima Audiensi LLDIKTI, Wagub Fadhlullah Dorong Penguatan SDM dan Kolaborasi dengan PTS

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan kunci kemajuan...

News

Pascamutasi, Dinas “Basah” di Pidie Masih Lowong Pimpinan

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak 45  pejabat tingkat eselon II,...

News

Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri peringatan HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Minggu 19 Juli 2026 malam, hadiri...

Exit mobile version