Home Kesehatan Dampak Penggunaan Sabu pada Kesehatan
KesehatanNews

Dampak Penggunaan Sabu pada Kesehatan

Share
Elshinta.com
Share

POPULARITAS.COM – Pengaruh zat adiktif/psikotropika atau yang lebih dikenal dengan narkoba membawa dampak buruk terhadap keseharan manusia. Tidak hanya bagi kesehatan fisik, obat-obatan ini juga berdampak buruk bagi kesehatan mental.

Dalam dunia medis, ada beberapa jenis dari obat-obatan ini yang dipakai untuk menangani pasien tertentu. Namun, perlu ditegaskan bahwa obat-obatan ini bukan untuk dikonsumsi secara umum atau bebas di kalangan masyarakat.

Sayangnya, masih ada warga yang menggunakan obat-obatan ini untuk kesenangan belaka. Salah satu yang paling sering dikonsumsi adalah methamphetamine  atau sabu yang berbentuk kristal seperti gula.

Jenis narkotika yang dikenal dengan sabu ini memiliki pengaruh yang kuat terhadap saraf. Methamphetamine dapat menstimulasi susunan saraf pusat, sehingga menimbulkan efek euforia, peningkatan suasana (mood) dan percaya diri, serta menambah daya konsentrasi.

  1. Ellen Theodora, seperti dilansir situs daring klildokter.com menjelaskan dampak buruk bagi kesehatan.

Secara perlahan, berbagai gangguan dalam tubuh akan muncul. Pemakaian jarum suntik yang berulang saat menggunakan obat-obatan terlarang dapat meningkatkan infeksi virus dan penyakit menular berbahaya, seperti HIV/AIDS dan hepatitis.

Penggunaan obat-obatan terlarang dalam jangka pendek dapat menurunkan berat badan secara drastis, mengganggu pola tidur, serta memicu hiperaktif, rasa mual, delusi, agresif, dan sifat lekas marah. Efek lain yang juga mengkhawatirkan yaitu insomnia, kebingungan, halusinasi, kecemasan berlebih, dan paranoid. Penggunaan dosis secara berlebihan dapat mengakibatkan kejang-kejang dan kematian.

Sementara itu, pemakaian sabu dalam jangka panjang dapat menyebabkan ketergantungan, kekurangan gizi, depresi, dan yang paling parah adalah kerusakan permanen pada pembuluh darah. Kemudian dapat terjadi peningkatan denyut jantung dan tekanan darah, serta kerusakan pembuluh darah di otak yang menyebabkan strok atau detak jantung tidak teratur, sehingga memicu kerusakan jantung dan lainnya. Dan pada akhirnya semua itu akan berujung pada kematian.

Penggunaan obat-obatan terlarang juga dapat memicu gangguan mental, seperti depresi, gangguan jiwa berat, godaan untuk melakukan tindak kejahatan, kekerasan, dan tidak sedikit yang memilih bunuh diri.

Kondisi ekonomi juga dapat terpengaruh. dr. Ellen Theodora  menyebutkan, akan membutuhkan banyak biaya untuk penyembuhan dan perawatan kesehatan. Belum lagi, Anda akan mendapatkan pandangan buruk dari masyarakat.

Melalui penjabaran di atas, Anda tentu sudah tahu dampak buruk dari penggunaan sabu. Tidak hanya mengganggu kesehatan fisik, pemakaian sabu juga dapat memengaruhi kondisi mental dan jiwa Anda.[acl]

Share
Tulisan Terkait
News

Pascaerupsi Besar, Gunung Sinabung Masih Keluarkan Abu Vulkanik

POPULARITAS.COM – Pascaerupsi besar pada Senin (31/8/2026), Gunung Api Sinabung di Kabupaten...

News

Bank Aceh serahkan zakat perusahaan tahun buku 2025 Rp11,95 miliar ke Baitul Mal

POPULARITAS.COM – Baitul Mal Aceh (BMA), terima zakat perusahaan senilai Rp11,947 miliar....

News

Kemenlu Pastikan Seluruh WNI di Nepal Selamat dari Banjir Bandang

POPULARITAS.COM- Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI memastikan seluruh warga negara Indonesia (WNI)...

News

Perkuat Kolaborasi Pengawasan Penyiaran, KPIA Temui Plt Sekda Aceh

POPULARITAS.COM  – Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, didampingi Asisten Administrasi...

Exit mobile version