POPULARITAS.COM – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Selasa (4/3/2025) mendatangi Sentra penjualan makanan berbuka dan takjil yang digelar oleh para pedagang kecil di Banda Aceh. Pada kesempatan itu, politisi Partai Gerindra itu, mengajak warga untuk membeli produk makanan dan minuman UMKM.
Kehadiran Fadhlullah di salah satu sentra perdagangan takjil ramadhan di Jalan Muhammad Jam, mendapat sambutan hangat dari para pedagang. Wakil Gubernur Aceh ikut didampingi oleh sejumlah kepala SKPA dan juga Kepala Biro Adpim Akkar Arafat.
Kepada para wartawan yang ikut membersamai kunjungan itu, Fadhlullah mengatakan bahwa, kehadirannya ke pusat-pusat penjulan takjil di Banda Aceh tersebut, untuk memastikan bahwa makanan dan minuman yang dijual untuk masyarakat sehat dan aman untuk dikonsumsi.
Wagub menambahkan, Bulan Suci Ramadhan selalu disambut dengan suka cita oleh masyarakat Aceh, mulai dari tradisi meugang hingga berburu takjil setiap sore jelang berbuka puasa. “Sore Ramadhan selalu meriah di seluruh Aceh, pusat-pusat kuliner yang menjajakan makanan berbuka pasti selalu ramai dikunjungi masyarakat. Kita tentu sangat gembira dengan momen ini, masyarakat kita para pelaku UMKM mendapat berkah dan imbas positif dari Ramadhan,” ucap pria yang akrab disapa Dek Fadh itu.
“Namun, kami juga mengingatkan para pedagang untuk benar-benar menjaga kebersihan lapak dan tentu saja makanan dan minuman yang diperjualbelikan agar berkah dan kita semua sehat,” imbau Wagub.
Pada kesempatan tersebut, Wagub mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk turut memberdayakan UMKM dengan berbelanja takjil di Pasar Ramadhan yang melibatkan UMKM lokal. “Kami mengajak seluruh masyarakat Aceh, khususnya yang berada di Kota Banda Aceh untuk berbelanja makanan berbuka di Pasar Ramadhan jalan Muhammad Jam dan sentra-sentra takjil lainnya untuk mendukung UMKM kita,” kata Wagub berpromosi.
Di Pasar Ramadhan, Wagub berbelanja berbagai penganan berbuka, mulai dari mie caleu, lemang, cendol, risol, sambai, kelapa muda, ayam goreng serta berbagai jenis jajanan khas Ramadhan lainnya.

Leave a comment