Home News Dayah Bustanul Huda Abdya Gelar Ragam Lomba Keagamaan Antar Dayah
NewsSosial dan Budaya

Dayah Bustanul Huda Abdya Gelar Ragam Lomba Keagamaan Antar Dayah

Share
Jufri Yusuf SAg MM
Share

POPULARITAS.COM – Dayah Bustanul Huda Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), akan menggelar aneka lomba keagamaan antar dayah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 26 November 2025 mendatang.

Ketua Panitia Maulid, Jufri Yusuf SAg MM, mengatakan bahwa Maulid tahun ini dirancang bukan sekadar seremoni, melainkan wadah pendidikan yang memperkuat karakter, nalar keilmuan, dan kecintaan santri kepada Rasulullah SAW.

“Kami ingin Maulid tidak hanya dirayakan, tetapi dihayati. Melalui lomba-lomba ini, santri belajar tampil, beradu gagasan, dan menunjukkan kemampuan keilmuan mereka,” ujar Jufri Yusuf kepada Popularitas.com, Selasa (18/11/2025).

Untuk internal Dayah Bustanul Huda, akan diselenggarakan tiga cabang lomba, yakni Muhadharah Pidato, Debat Kitab tingkat Suthia dan Wustha, serta Musabaqah Qira’atil Kutub yang berlangsung sejak 16–19 November 2025.

Adapun untuk tingkat antardayah se-Kabupaten Abdya, Dayah Bustanul Huda menjadi tuan rumah Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) yang mempertandingkan tiga tingkatan kitab, Fathur Qarib, Fathur Muin, dan Mahalli.

Jufri menjelaskan bahwa seluruh cabang MQK tersebut digelar mengikuti standar pelaksanaan MQK tingkat provinsi, mulai dari kategori usia, metode penilaian, durasi penampilan, hingga aspek sikap dan adab peserta.

“Harapan kami, hasil perlombaan ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi dinas terkait dalam menetapkan peserta yang akan mewakili Abdya ke MQK tingkat provinsi mendatang,” tambahnya.

Ia berharap momentum ini dapat mempererat silaturahmi, menghidupkan suasana keilmuan, serta menguatkan kembali semangat meneladani akhlak Rasulullah.

Dayah Bustanul Huda merupakan salah satu dayah tertua di kawasan pesisir barat selatan Aceh dan melahirkan beberapa ulama besar di Barat Selatan.

Lembaga pendidikan ini didirikan pada tahun 1928 oleh Abuya Tgk Syekh Teuku Mahmud bin Teuku Ahmad, dan awalnya berlokasi di Masjid Jami’, Pasar Blangpidie.

Pada 14 Juni 1983, dayah ini dipindahkan oleh pengasuh waktu itu, Tgk. Syaikh H Muhammad Syam Marfaly, ke lokasi baru di Jalan Cot Setui, Gampong Keude Siblah, Blangpidie, yang menjadi pusat kegiatan hingga saat ini.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Wagub Fadhlullah  Minta Pemkab Tuntaskan Pembangunan Huntap pada 2027

POPULARITAS.COM – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, atau akrab disapa Dek Fadh meminta...

News

Jangan Salah, Ini Beda Fungsi Air Purifier dan Humidifier

POPULARITAS.COM – Menjaga kualitas udara di dalam rumah bukan hanya soal membersihkan...

HukumNews

Dirjen Imigrasi Ungkap Modus Penipuan perekrutan WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia

POPULARITAS.COM – Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengungkap modus penipuan yang merekrut...

News

Buku ‘Ilmu Kepolisian sebagai Bidang Studi’ karya Dedy Tabrani dibedah di Universitas Indonesia

POPULARITAS.COM – Para akademisi di Universitas Indonesia (UI) di Jakarta, gelar kegiatan...

Exit mobile version