Home News Delapan Cabor Beladiri Aceh Diproyeksi Raih Emas PON Papua
NewsOlahraga

Delapan Cabor Beladiri Aceh Diproyeksi Raih Emas PON Papua

Share
KONI Aceh ke Vietnam demi suksesnya PON 2024
Sekum KONI Aceh M Nasir | Ist
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun depan di Papua, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh mulai melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap cabor-cabor yang akan berlaga di Papua nantinya. Monev tersebut didasarkan capaian yang diraih masing-masing cabor pada ajang Porwil dan Pra-PON 2019.

“Sampai hari ini masih kita kaji. Untuk sementara, khusus cabor kategori bela diri, kita memproyeksikan ada delapan cabor yang kita andalkan untuk meraih medali emas di PON Papua tahun depan,” kata Sekretaris KONI Aceh, M. Nasir, di Banda Aceh, Senin, 18 November 2019 kemarin.

Cabor-cabor yang dimaksud tersebut yaitu muaythai, kempo, taekwondo, judo, wushu, pencak silat, anggar dan tarung derajat. Kecuali tarung derajat, semua cabor yang disebutkan itu telah menyelesaikan tahapan Pra-PON dan sukses meraih hasil maksimal.

Cabang tarung derajat baru akan melaksanakan Pra-PON di Bandung pada 21 hingga 24 November 2019. “Kita yakin tarung derajat akan mampu meraih medali dan meloloskan banyak atlet ke PON Papua,” kata M. Nasir.

Selain cabor kategori beladiri, M. Nasir menjelaskan, saat ini banyak cabor yang sukses meloloskan atletnya dan juga menjadi andalan Aceh untuk meraih medali emas di PON Papua nantinya. Misalnya cabor angkat besi, panahan, atletik dan panjat tebing. “Bahkan, jika revisi KONI Pusat terhadap dua cabor dapat dipertandingkan di PON Papua, yaitu petanque dan soft tenis, kedua cabor tersebut menambah deret andalan Aceh dalam mengumpulkan medali emas.”

Untuk cabor yang sudah meloloskan atletnya ke PON, M. Nasir mengingatkan kepada Pengprov masing-masing untuk segera melaksanakan Pemusatan latihan daerah (Pelatda) Mandiri sembari menunggu Pelatda KONI Aceh tahun 2020.

M. Nasir mencontohkan Pengprov Perpani Aceh dan Pengprov IKASI Aceh yang langsung melaksanakan Pelatda Mandiri usai mengikuti Pra-PON. “Pelatda mandiri ini penting dilaksanakan agar persiapan atlet menuju PON tidak terhenti atau terputus dalam waktu lama, sehingga kemampuan atlet tetap terjaga saat menjalani Pelatda KONI Aceh tahun 2020,” kata M. Nasir.* (RIL)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

BPK RI beri WTP ke-11 untuk Pemkab Pidie

POPULARITAS.COM – Pemkab Pidie raih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas  laporan...

News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

Exit mobile version