Home News Diduga Terhirup Gas, Warga Aceh Timur Keracunan
News

Diduga Terhirup Gas, Warga Aceh Timur Keracunan

Share
Diduga Terhirup Gas, Warga Aceh Timur Keracunan. (Antara)
Share

POPULARITAS.COM – Sejumlah warga di Desa Panton Rayeuk, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh mengalami keracunan diduga akibat terhirup gas dari hasil pencucian sumur gas milik PT Medco EP Malaka di Indra Makmu.

“Iya, terhirup gas sekitar pukul 05.00 WIB, tadi subuh,” kata Fasah, warga di Desa Panton Rayeuk, Kecamatan Banda Alam, ditemui di RSUD Zubir Mahmud, Aceh Timur. Seperti dilansir laman Antara, Jumat (9/4/2021).

Fasah mengatakan tidak lama kemudian, sekitar setengah jam, warga yang keracunan mulai merasa mual, pusing dan sesak. Bahkan ada juga mengalami muntah darah.

“Setelah warga mengalami sesak dan mual- mual, lalu mereka dirujuk ke Puskesmas Banda Alam ada juga di Rumah Sakit Graha Bunda Idi, dan di sini (RSUD Zubir Mahmud),” kata dia.

Sementara, Direktur RSUD Zubir Mahmud Edy Gunawan dikonfirmasi mengaku telah mempersiapkan sejumlah tim tenaga medis guna menangani pasien yang diduga keracunan itu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari PT Medco EP Malaka.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Akibat Super El Nino, Samudra Pasifik Berubah Warna

POPULARITAS.COM – Fenomena iklim global Super El Niño yang tengah melanda bumi...

News

Gantikan Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, Brigjen Latif Usman Jabat Wakapolda Aceh

POPULARITAS.COM – Brigjen Pol. Latif Usman resmi menjabat Wakapolda Aceh menggantikan Brigjen...

EdukasiNews

Riset Kolaboratif Uin Ar-Raniry Dorong Penguatan Ekosistem Wisata Halal Dan Pengembangan Pariwisata Aceh

POPULARITAS.COM – Tim peneliti Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan...

InternasionalNews

Bukan Cuma Prancis, 8 Negara Eropa Ini Ikut Dilanda Demo

POPULARITAS.COM – Gelombang demo Prancis pada Sabtu (17/10/2026) hingga Minggu (18/10/2026) berlangsung...

Exit mobile version