Home News Dinkes Pidie Jaya alokasikan biaya perjalan dinas Rp3,1 miliar 
News

Dinkes Pidie Jaya alokasikan biaya perjalan dinas Rp3,1 miliar 

Share
Dinkes Pidie Jaya alokasikan biaya perjalan dinas Rp3,1 miliar 
Ilustrasi. FOTO : hulondalo.id
Share

POPULARITAS.COM – Biaya perjalanan dinas pada satuan kerja Dinas Kesehatan Pidie Jaya tahun anggaran 2025, capai Rp3,1 miliar. Kegiatan tersebut, dibagi dalam 62 paket pekerjaan.

Sumber kegiatan perjalanan dinas itu, berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik, yakni bantuan operasional kesehatan (BOK) Pidie Jaya 2025. Berdasarkan penelusuran popularitas.com, kegiatan itu dibagi dalam sejumlah paket, diantaranya, “belanja perjalanan dinas paket meting dalam kota”, “belanja perjalanan dinas dalam kota” hingga “belanja perjalanan dinas biasa”.

Anggaran perpaket “jalan-jalan” ala Dinas Kesehatan di bawah kepemimpinan Eddy Azwar itu bervariasi, mulai yang terbesar Rp 884.045.00 atau Rp 884 juta hingga yang terkecil Rp 1,9 juta.

Penelusuran media satu paket dengan pagu anggaran Rp 884 juta itu hanya untuk sewa ruang pertemuan, biaya transportasi ketahanan keluarga berbasis kelompok kegiatan, transportasi peserta pertemuan kelompok kerja di kampung KB, transportasi peserta pertemuan pembekalan kelompok kerja di kampung Keluarga Berkualitas, hingga transportasi penguatan Kampung keluarga berkualitas.

Ada juga paket belanja perjalanan dinas luar daerah dengan anggaran terbesar mulai Rp 265 juta, Rp 125 juta dan 85 juta.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (DK-KB) Pidie Jaya, Eddy Azwar saat dikonfirmasi popularitas.com tidak mengakui besaran anggaran perjalanan dinas capai Rp 3,1 miliar. Namun dia membenarkan alokasi anggaran BOK tersebut.

Dalihnya, alokasi anggaran yang tercantum pada RUP dengan judul paket belanja perjalanan dinas itu  merupakan gabungan atau akumulasi kegiatan bersumber dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) tahun 2025, tetapi bukan untuk perjalanan dinas Dinkes KB setempat.

“Anggaran perjalanan dinas kami (Dinkes KB) tidak ada segitu (Rp 3,1 miliar). Itu gabungan semua yang BOK,” kata Eddy kepada popularitas.com, Senin (4/8/2025).

Dia berkelit, jika dana tersebut bukanlah belanja perjalanan dinas. Namun anggaran untuk membiayai kegiatan turun lapangan, serta uang transpor untuk masyarakat yang diundang untuk mengikuti acara pelatihan lokakarya Mini (Lokmi) di Puskesmas-Puskesmas, rembuk stunting yang dilaksanakan pertriwulan, perorang Rp 75 ribu.

Dia berdalih, munculnya 62 paket perjalanan dinas Rp 3,1 miliar tersebut disebabkan adanya kesalahan dalam dalam penulisan nomenklatur oleh pihak Keuangan.

“Jadi nomenklaturnya salah. Kami (Dinkes-KB) sudah menyampaikan ke keuangan (BPKK) itu salah nomenklaturnya, sehingga bengkaklah. Itu bukan untuk perjalanan dinas, tapi untuk Lokmi, rembuk Stunting,” katanya.

Katanya, dalam sekali pertemuan tersebut, masyarakat yang diundang untuk mengikuti acara di masing-masing kecamatan berkisar antara 20 hingga 30 orang, sementara, jumlah kecamatan di Pidie Jaya sebanyak delapan.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

News

Dolar AS Menguat, Harga Obat Naik hingga 10 Persen

POPULARITAS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali tertekan hingga...

Exit mobile version