Home Headline Dinsos Aceh Sebut Ada Oknum Pendamping PKH yang Potong Bantuan
HeadlineNews

Dinsos Aceh Sebut Ada Oknum Pendamping PKH yang Potong Bantuan

Share
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri, mengingatkan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Aceh untuk tidak melakukan pelanggaran hukum, berupa pemotongan bantuan PKH kepada penerima manfaat.

Alhudri mengaku mendapat laporan bahwa ada oknum pendamping PKH di lapangan, yang melakukan perbuatan tidak terpuji tersebut. Ia mengingatkan agar prilaku tersebut harus segera dihentikan.

“Jangan sampai petugas PKH yang seharusnya bertugas mengayomi masyarakat, justeru akan dipenjarakan akibat perbuatan yang tidak baik tersebut,” kata Alhudri saat membuka acara pelatihan Pemantapan SDM Program Keluarga Harapan(PKH) Angkatan ke-II yang berlangsung Jumat, 13 September hingga Minggu 15 September 2019 di Permata Hati Hotel Banda Aceh.

Untuk itu, Alhudri menghimbau kepada seluruh pendamping PKH baik tingkat provinsi sebagai koordinator wilayah (Korwil) maupun pendamping PKH tingkat kabupaten dan kecamatan, agar melakukan koordinasi yang baik dengan mitra kerja. Sehingga terciptanya hubungan kerja yang harmonis, sekaligus akan membangun kebersamaan yang kuat dalam melayani masyarakat.

Alhudri menjelaskan, di Aceh tidak hanya pendamping PKH yang menjadi pilar-pilar sosial, akan tetapi ada banyak pilar sosial yang sudah terbentuk semisal Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Serta beberapa pilar sosial lainnya yang mempunyai visi dan misi yang sama untuk kesejahteraan masyarakat.

“Jangan ada ego masing-masing, tidak ada istilah saling menjelekkan antar pilar-pilar sosial di lapangan, kalian itu sama tujuannya untuk mewujudkan cita-cita pemerintah guna mengurangi angka kemiskinan di Aceh,” tegasnya.

Apalagi, katanya, pendamping PKH bersentuhan langsung dengan masyarakat, maka dibutuhkan keseriusan bekerja dan melakukan validasi data yang konkrit setiap penerima manfaat. Jika ada penerima manfaat yang sudah mampu agar segera dikeluarkan dari penerima, supaya bisa diserahkan bantuan tersebut kepada yang lainnya yang sudah masuk dalam kategori kurang beruntung untuk pengurangan angka kemiskinan.

Sebab, katanya, penurunan angka kemiskinan merupakan harapan Plt Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah dengan adanya pendamping PKH, sebab program PKH berupa bantuan langsung kepada masyarakat yang jelas dapat mengurangi angka kemiskinan di Aceh.

“Jika hal ini benar-benar serius dilakukan oleh pendamping PKH di lapangan, maka tujuan dari penurunan angka kemiskinan akan terwujud,” katanya. [Ril]

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Pascamutasi, Dinas “Basah” di Pidie Masih Lowong Pimpinan

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak 45  pejabat tingkat eselon II,...

News

Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri peringatan HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Minggu 19 Juli 2026 malam, hadiri...

InternasionalNews

Andy Burnham Resmi Jadi Perdana Menteri Inggris Usai Bertemu Raja Charles

POPULARITAS.COM – Andy Burnham resmi menjadi Perdana Menteri Inggris pada Senin 20...

NewsSosial dan Budaya

13 Nama Jalan di Aceh Barat Daya Segera Berganti

  POPULARITAS.COM –  Sebanyak 13 nama ruas jalan di Aceh Barat Daya...

Exit mobile version