Home News Dokter Imbau Jemaah Haji Rutin Lakukan Peregangan di Pesawat, Cegah Risiko Penggumpalan Darah
News

Dokter Imbau Jemaah Haji Rutin Lakukan Peregangan di Pesawat, Cegah Risiko Penggumpalan Darah

Share
Jemaah haji dianjurkan sering melakukan peregangan tubuh dipesawat, untuk hindari risiko DVT. Poto : HO
Share

POPULARITAS.COM –  Perjalanan panjang menuju Tanah Suci memang menguras energi fisik para jemaah haji Indonesia.

Dengan durasi perjalanan darat dan udara yang mencapai belasan jam, jemaah diminta untuk melakukan peregangan secara berkala.

Petugas Kesehatan Daerah Kerja (Daker) Bandara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, dr. M. Kadhafi, mengimbau para jemaah tidak mengabaikan pentingnya peregangan otot selama berada di kabin pesawat.

Kadhafi menjelaskan biasanya jemaah malas bergerak karena sudah mengalami kelelahan yang terakumulasi.

“Contohnya kayak tempat saya, kabupaten ke embarkasi sekitar 250 km lewat darat. Habis itu di embarkasi jemaah itu 24 jam, kemudian penerbangan dari embarkasi ke arab Saudi sekitar 9-10 jam,” katanya, Minggu (26/4/2026).

Salah satu peregangan yang bisa dilakukan ialah berjalan ke toilet pesawat. Aktivitas ini sangat krusial karena duduk dalam waktu yang sangat lama di pesawat memicu risiko Deep Vein Thrombosis (DVT) atau penggumpalan pembuluh darah.

“Peregangan itu salah satunya jalan ke WC. Karena untuk penerbangan jarak jauh begini, apalagi kasus jemaah dengan kencing manis, darahnya lumayan lebih kental. Kalau duduk lama ada penyakit DVT. Kalau kena nyeri banget, ototnya jadi kayak papan,” ujarnya.

Selain berjalan ke toilet, jemaah juga dianjurkan melakukan pergerakan ringan di area tempat duduk mereka, terutama ketika instruksi keselamatan penerbangan sudah mengizinkan penumpang untuk bergerak.

“Biasa mutar kaki ke dalam ke luar, saat tanda sabuk pengaman sudah dimatikan kita bisa aja jalan ringan di pesawat. pertama biar gak bosan kedua biar ga terjadi DVT,” saran Kadhafi.

Jemaah juga diimbau untuk minum agar tidak dehidrasi. Hal ini sering kali ditinggalkan, selain karena lupa, juga karena jemaah takut kencing di pesawat.

“Tipsnya minumnya jangan langsung banyak, minumnya sedikit sedikit karena kapasitas dari kantong kencing kita terbatas, kalau langsung banyak keluar lewat kencing,” tambahnya.

Sesampainya di Arab Saudi, tantangan perjalanan darat kembali menanti, terutama bagi jemaah yang mendarat di Jeddah dan harus menuju Mekah. Kemacetan musim haji bisa membuat perjalanan memakan waktu berjam-jam.

“Saran saya saat sampai hotel jemaah istirahat dulu, taruh barang di kamar, istirahat di kamar, baru melengkapi syarat umrah wajibnya. Karena jemaah tua dipaksa tawaf sai itu risiko besar,” paparnya.

Dia berpesan agar jemaah bijak dalam mengukur kondisi tubuh dan memprioritaskan istirahat sebelum melakukan aktivitas fisik yang berat di masjid, terutama bagi kelompok risiko tinggi (risti) dan lansia.

“Kita lihat aja yang mana lebih banyak manfaat dan mudharatnya. Kalau tubuh dirasa fit nggak apa-apa usia masih muda, tapi kalau sudah tua bagusnya istirahat di hotel,” tutupnya.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Dinas PUPR Pidie belum serahkan dokumen proyek paska bencana Rp10 miliar untuk di lelang

POPULARITAS.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pidie, hingga akan...

EdukasiNews

Terima Audiensi LLDIKTI, Wagub Fadhlullah Dorong Penguatan SDM dan Kolaborasi dengan PTS

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan kunci kemajuan...

News

Pascamutasi, Dinas “Basah” di Pidie Masih Lowong Pimpinan

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak 45  pejabat tingkat eselon II,...

News

Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri peringatan HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Minggu 19 Juli 2026 malam, hadiri...

Exit mobile version