POPULARITAS.COM – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Rusia, kian memuncak. Hal tersebut dipicu, perang dan Ukraina tak kunjung reda sebagaimana harapan Presiden Donald Trump.
Ultimatum yang Diberikan Donald Trump bagi dua negara itu akhiri perang, tak buahkan hasil. Puncaknya, Amerika Serikat kembali beri bantuan persenjataan untuk Ukraina. Tidak hanya itu saja, terakhir, negara berjuluk Paman Sam itu, kirim dua kapal selam yang dilengkapi hulu ledak nuklir.
Hal tersebut disampaikan oleh Donald Trump dalam keterangan, Senin 5 Agustus 2025 dikutip dari laman Xinhua.
“Dua kapal selam nuklir telah tiba di tempat yang seharusnya. Ini perintah Presiden Amerika Serikat,” kata Trump.
Trump pada Jumat (1/8) melalui akun Truth Social miliknya mengatakan dirinya telah memerintahkan pengerahan dua kapal selam nuklir “di wilayah yang strategis” menyusul perselisihannya dengan Dmitry Medvedev, mantan presiden sekaligus wakil ketua Dewan Keamanan Rusia.
“Sebuah ancaman telah dilontarkan oleh mantan presiden Rusia, dan kami akan melindungi rakyat kami.”
Pada 28 Juli lalu, Trump mempersingkat batas waktu bagi Moskow untuk mengakhiri konflik dengan Ukraina menjadi “10 atau 12 hari” dari tenggat awal selama 50 hari, dengan alasan kekecewaan terhadap “kurangnya kemauan untuk berkompromi dari pihak Moskow”.
Pada hari yang sama, Medvedev menyebutkan bahwa Trump sedang memainkan “permainan ultimatum dengan Rusia”, dan menyebut ancamannya sebagai “langkah menuju perang … dengan negaranya sendiri”.

Leave a comment