Home News DPR usulkan jemaah haji gelombang dua langsung ke Jeddah
News

DPR usulkan jemaah haji gelombang dua langsung ke Jeddah

Share
Jemaah haji Aceh terbang perdana ke Mekkah 18 Mei 2025
Ilustrasi, jemaah haji Aceh 2023. Foto: Dishub Aceh
Share

POPULARITAS.COM – Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi mengusulkan agar ke depan jemaah haji Indonesia khusus gelombang kedua sebaiknya mendarat langsung di Jeddah, bukan Kota Madinah.

“Kalau mendarat di Madinah, perjalanan yang harus ditempuh ke Mekkah selama 5-7 Jam. Apalagi setelah menunaikan haji, mereka akan kembali lagi ke Madinah untuk melaksanakan arbain, jadi bolak-balik,” katanya, dikutip dari laman Antara, Kamis (22/6/2023).

Menurut dia, itu menjadi catatan penting sehingga tidak terlalu melelahkan jamaah haji. Untuk itu, kata dia, mungkin perlu ada pembicaraan khusus antara Pemerintah Indonesia dengan Kerajaan Arab Saudi.

“Dengan demikian, jamaah kloter kedua tidak perlu tiba di Bandara Madinah, tapi melalui Bandara Jeddah,” ujarnya.

Hal itu disampaikan Ashabul Kahfi saat memimpin Tim Pengawas Haji DPR RI memantau kedatangan jamaah haji Indonesia di Bandara Madinah, Arab Saudi, Rabu (21/6).

Ia mengatakan total 14 kloter jamaah haji Indonesia sudah tiba sebanyak 12 kloter sehingga tinggal tersisa 2 kloter.

“Alhamdulillah, proses semua perjalanannya lancar, jamaah haji tidak perlu menunggu terlalu lama di bandara dan tidak lama turun pesawat karena sudah langsung naik ke mobil,” jelasnya.

Dia mengungkapkan jamaah haji Indonesia didominasi wajah-wajah lanjut usia. Dia berharap Kementerian Agama untuk mempersiapkan sedemikian rupa sehingga penanganan jamaah lansia ini bisa tertangani dengan baik.

“Ada beberapa orang yang sampai harus digotong karena terjatuh. Nah, ini kan semua butuh perhatian. Mungkin salah satu faktornya ialah karena kebijakan Kementerian Agama tahun ini, tidak ada lagi istilah pendamping jamaah,” katanya..

Dia menghimbau kepada para Jemaah Haji, untuk membangun semangat kepedulian sesama jemaah karena sudah tidak ada lagi pendamping.

“Karena tentu keterbatasan petugas dapat dipahami, dengan hanya lima orang menangani satu kloter sekitar 280-350 orang, itu tidak mungkin,” katanya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

Exit mobile version