Home News DPRD Banten puji Aceh berhasil terapkan syariat Islam
NewsSyariat Islam

DPRD Banten puji Aceh berhasil terapkan syariat Islam

Share
Wagub Aceh, Nova Iriansyah, menerima kunjungan DPRD Banten.
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) : Meski dikenal sebagai daerah dengan basis keagamaan yang kuat dan menerapkan Syari’at Islam, namun Aceh dinilai berhasil dalam pengembangan dunia kepariwisataan.

Hal tersebut disampaikan oleh Iskandar, Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Banten, saat bersilaturrahmi dengan Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah, di ruang kerja Wagub, Jum’at (25/5/2018).

“Aceh memiliki simbol-simbol keagamaan yang kuat Aceh serta telah menerapkan Syari’at Islam, namun di saat yang bersamaan Aceh berhasil mengembangkan sektor pariwisata. Oleh karena itu Aceh harus membagi pengalaman terkait pengembangan pariwisatanya,” ujar Iskandar.

Menanggapi hal tersebut, Wagub Aceh yang turut didampingi oleh Asisten II, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menjelaskan, di masa-masa awal mengembangkan program pariwisata, sempat ada penolakan-penolakan dari beberapa pihak.

Staf Khusus Wagub Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal menambahkan, pandangan bahwa pariwisata hanya sebatas sea, sun and sex adalah salah satu faktor yang membuat pariwisata sulit dikembangkan, apalagi di Bumi Serambi Mekah.

“Namun dengan memberikan penjelasan yang detil kepada kalangan ulama dan tokoh adat, akhirnya program-program pemerintah yang berkaitan dengan pengembangan sektor pariwisata didukung oleh semua kalangan,” kata mantan Wali Kota Banda Aceh itu.

“Pro-kontra tentu saja ada, namun dengan pendekatan dan penyamaan persepsi akhirnya semua pihak mendukung program pariwisata yang digalakkan oleh Pemerintah Aceh. Dalam setiap kegiatan kita selalu menggandeng ulama, jadi setiap program kita tersampaikan dengan benar kepada masyarakat luas,” imbuh Wagub.

Bahkan, sambung Wagub, saat ini salah satu Dayah di Aceh, yaitu Dayah Ulee Titi terbuka untuk kunjungan wisatawan.

“Pariwisata adalah sektor yang tidak lekang oleh zaman. Dua tahun lalu, Aceh masih belajar dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat terkait pengembangan Pariwisata Halal, Alhamdulillah, perlahan tapi pasti jumlah kunjungan wisatawan terus meningkat di Aceh,” imbuh Wagub.

Di saat yang bersamaan, lanjut Wagub, geliat ekonomi masyarakat pun terus berdenyut. Meski masih dalam skala kecil, namun efek dari meningkatnya kunjunngan pariwisata mulai dirasakan oleh masyarakat. Berbagai potensi-potensi ekonomi pun mulai berkembang.

Dengan karakteristik daerah yang hampir sama dengan Aceh, Wagub meyakini Provinsi Banten yang dijuluki sebagai Kota Santri mampu mengembangkan pariwisata Islami di masa mendatang.

“Apapun programnya, soliditas para pemangku kebijakan sangat penting dikedepankan. Dalam sebuah proses pembangunan tidak ada sektor atau bidang yang superior atau lebih penting. Ego sektoral ini justru mengakibatkan pembangunan berjalan lamban. Oleh karena itu, Pemerintah Aceh bertekad untuk menyelenggarakan pembangunan yang kolaboratif dengan melibatkan semua pihak,” ujar Wakil Gubernur. (SAKY/RIL)

Share
Tulisan Terkait
News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

News

Samsat Banda Aceh : Seluruh Pelayanan Resmi Pajak  Dipastikan Gratis, Jangan Pakai Calo!

POPULARITAS.COM – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, mengimbau seluruh masyarakat agar...

News

Bongkar Pasang Kepala SKPK Pidie oleh Sarjani

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat...

Exit mobile version