Home News Dua anggota KIP Pidie umumkan miliki kekerabatan dengan caleg
NewsPemilu 2024

Dua anggota KIP Pidie umumkan miliki kekerabatan dengan caleg

Share
Dua anggota KIP Pidie umumkan miliki kekerabatan dengan caleg
Foto : Komisioner KIP Pidie, Azhari (baju merah). Ketua KIP Ramli (tengah) dan Azharuddin. (popularitas.com).
Share

POPULARITAS.COM – Dua anggota KIP Pidie, yakni, Azhari dan Azharuddin, mengumumkan kepada publik terkait dengan hubungan kekerabatan yang mereka miliki dengan calon anggota legislatif (Caleg) peserta pemilu di kabupaten tersebut.

Hal tersebut dilakukan keduanya, guna mematuhi ketentuan perundangan-undangan, yakni Peraturan KPU Nomor 8 tahun 2019 pasal 76 huruf (b), sebagaimana diubah dengan Peraturan KPU Nomor 12 tahun 2023, yang menyebutkan bahwa, dalam melaksanakan tugasnya, anggota KPU, KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota/PPK, PPLN, PPS, KPPS, dan KPPSLN, wajib dan secara terbuka menyampaikan kepada publik, apabila memiliki hubungan kekeluargaan, sanak saudara dengan calon peserta pemilu.

Pengumuman keduanya terkait dengan hubungan kekerabatan tersebut, disampaikan Azhari dan Azharuddin, dalam keterangan persnya, Senin (8/1/2024) di Sigli.

Azhari salah satu komisioner KIP Pidie yang membidangi divisi teknis, mengumumkan bahwa, dirinya memiliki kakak kandung, yakni Cut Fitriani yang merupakan Caleg DPRK Pidie dari Partai Darul Aceh (PDA).

Sementara, Azharuddin, menyampaikan bahwa, dirinya miliki kekerabatan, yakni hunungan suami istri dengan Nursaadah Husen yang merupakan Caleg DPRK dari Partai Gerindra. 

Azharuddin menyampaikan bahwa, dirinya dan rekannya Azhari, telah melakukan rapat pleno dengan anggota KIP Pidie lainnya, guna menyampaikan secara terbuka terkait dengan hubungan kekerabatan yang mereka miliki dengan calon anggota peserta pemilu.

“Iya, kita sudah rapat pleno pada 5 Januari 2024 untuk menyampaikan perihal tersebut kepada anggota lainnya,” teranganya.

Pengumuman yang mereka sampaikan ini, sebagai bentuk pertanggungjawabab publik dan untuk mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan. Hal itu juga dilakukan agar tidak mengganggu netralitas keduanya sebagai penyelenggara Pemilu 2024, demikian Azharuddin.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

News

Dolar AS Menguat, Harga Obat Naik hingga 10 Persen

POPULARITAS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali tertekan hingga...

Exit mobile version