Home Ekonomi Durian Indonesia diminati warga China, ekspor capai 4,07 ribu ton
Ekonomi

Durian Indonesia diminati warga China, ekspor capai 4,07 ribu ton

Share
Durian Indonesia diminati warga China, ekspor capai 4,07 ribu ton
Foto yang diabadikan pada 6 Juli 2023 ini menunjukkan seorang wanita berfoto di depan tumpukan durian di sebuah perkebunan di Provinsi Sulawesi Tengah. FOTO : Xinhua
Share

POPULARITAS.COM – Rasa durian asal Indonesia, gugah selera warga di China. Hal itu ditandai dengan tingginya permintaan ekspor komoditi itu ke negara itu.

Badan Karantina Indonesia (Barantin) mencatat, volume ekspor durian ke China meningkat awal tahun 2026. Berdasarkan pencatatan yang dilakukan, sebanyak 4.07 ribu ton durian asal negeri ini telah di kirim kesana.

Kepala Barantin Sahat M Panggabean mengatakan, total volume ekspor durian asal Indonesia ke China capai Rp377,5 miliar. “Keberhasilan ekspor durian menembus pasar China adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi kita semua. Sampai hari ini, sudah 151 kontainer diberangkatkan ke China,” katanya dikutip dari Xinhuanews, saat menghadiri pelepasan ekspor durian beku di Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, pada Kamis (16/4).

Akses langsung durian beku Indonesia ke pasar China resmi terbuka setelah tercapainya kesepakatan protokol ekspor sebagai salah satu bentuk kerja sama ekonomi kedua negara yang dicapai dalam kunjungan Perdana Menteri China Li Qiang ke Jakarta pada Mei tahun lalu. Ekspor perdana kemudian dilakukan pada Desember 2025 dan berlanjut hingga saat ini. Terbaru, Barantin melepas total 459 ton durian beku asal Sulawesi Tengah pada Kamis.

Kerja sama ini dinilai menguntungkan petani lokal karena memangkas waktu logistik. Sebelumnya, dibutuhkan waktu 56 hari untuk sampai ke China, tetapi kini, hanya diperlukan waktu 22 hingga 26 hari. Dengan demikian, hal ini akan menguntungkan arus kas petani dan memangkas beberapa biaya lainnya.   Dengan konsumsi domestik yang besar, Barantin menargetkan Indonesia dapat mengambil 5 hingga 10 persen dari pangsa pasar durian China. Jika target itu tercapai, Indonesia berpotensi meraup tambahan devisa sekitar Rp6,4 triliun hingga Rp12,8 triliun per tahun.

Selain memangkas biaya logistik, Kepala Badan Karantina Sulawesi Tengah Alfian mengatakan ekspor durian ke China menawarkan peluang keuntungan besar bagi petani karena harganya cenderung lima hingga tujuh kali lipat lebih tinggi dibandingkan harga di dalam negeri.

Saat ini, sudah terdapat delapan rumah pengemasan durian beku yang telah mengantongi izin ekspor dari otoritas China, dengan tujuh di antaranya berada di Sulawesi Tengah. Wilayah ini memang sejak lama terkenal sebagai sentra penghasil durian di Indonesia dengan potensi produksi hingga 95.140 ton pada tahun lalu. Beberapa durian lokal, seperti jenis Bawor, Super Tembaga, dan Namlung, disebut memiliki rasa manis dan aroma kuat yang disukai konsumen China.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Mualem Panggil Kepala BPMA Bahas Blok Andaman dan Pipa Gas

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem memanggil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh...

EkonomiNews

Sssttt…! Sekarang Ada Mi dari Umbi, Begini Tekstur & Rasa Dibanding Tepung Terigu

POPULARITAS.COM – Mi merupakan bahan makanan yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan...

EkonomiNews

Berikut Daftar Harga BBM di Seluruh SPBU, Berlaku 1 Juni 2026

POPULARITAS.COM – Perubahan harga bahan bakar minyak (BBM) kembali terjadi pada awal...

EkonomiNews

BSI Region Aceh Distribusikan 282 Hewan Kurban di Wilayah Aceh

POPULARITAS.COM — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Region Aceh mendistribusikan 282...

Exit mobile version