Home Internasional Ed Sheeran Minta Maaf dan Dukung Palestina
InternasionalNews

Ed Sheeran Minta Maaf dan Dukung Palestina

Share
Ed Sheeran. Foto : HO/CNNIndonesia | popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Penyanyi Ed Sheeran meminta maaf atas cara dirinya menangani kontroversi terkait rapper Macklemore yang dikeluarkan dari rangkaian tur konsernya setelah menyampaikan pernyataan mengenai wilayah Palestina yang diduduki.

Dalam penampilan perdananya di Philadelphia sejak Macklemore dicoret dari tur tersebut, Sheeran mengkritik perlakuan Israel terhadap warga Gaza. Penyanyi asal Inggris itu menyebut tindakan tersebut “tidak dapat dibenarkan”.

“Saya harus mengambil dan membuat keputusan sulit, dan saya melakukan kesalahan. Saya benar-benar sangat menyesal,” kata Sheeran kepada penonton di Philadelphia, seperti dilansir dari Reuters.

Pada awal konser di Lincoln Financial Field, Sheeran menyebut serangan Hamas pada Oktober 2023 yang menewaskan sekitar 1.200 warga Israel sebagai tindakan “mengerikan”. Namun, dia menilai perang Israel setelah serangan tersebut telah menimbulkan dampak “katastropik, tidak dapat dibenarkan, dan tidak proporsional” di Gaza.

Perang tersebut telah menewaskan ribuan warga Gaza dan menyebabkan hampir seluruh penduduk wilayah tersebut mengungsi.

Sheeran juga mengecam apa yang disebutnya sebagai “ketidakadilan sistematis” di Tepi Barat. Dia menyoroti perluasan permukiman Yahudi yang berlangsung di wilayah tersebut di bawah pemerintahan koalisi sayap kanan Israel.

Pernyataan Sheeran ini menunjukkan perubahan sikap dibandingkan pernyataannya pada sebelumnya. Ketika itu, Sheeran mengatakan melalui Instagram para penonton konsernya “tidak mengharapkan forum politik”.

Kontroversi bermula setelah Macklemore mengatakan melalui Instagram pemilik New England Patriots Robert Kraft memberi tahu Sheeran bahwa Macklemore tidak diperbolehkan tampil di Gillette Stadium, Foxborough, Massachusetts. Sheeran dijadwalkan menggelar konser di stadion tersebut pada 25 dan 26 September 2026.

Macklemore mengatakan Kraft dan pemilik stadion lainnya menyampaikan Sheeran tidak akan diizinkan tampil di tempat mereka jika Macklemore tetap menjadi bagian dari tur. Pernyataan itu muncul setelah Macklemore meneriakkan “Free Palestine” dalam konser di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, pada 4 September 2026 lalu.

Artis pendukung lain dalam tur tersebut kemudian mengundurkan diri sebagai bentuk solidaritas kepada Macklemore.

Sheeran mengatakan dirinya memang menyetujui permintaan pemilik stadion untuk mengeluarkan Macklemore dari tur. Namun, dia mengaku khawatir dengan praktik pemeriksaan materi atau konten yang disampaikan para penampil di tempat konser.

“Hal ini terjadi di begitu banyak tempat saya tampil di seluruh dunia, tetapi seharusnya tidak pernah terjadi di dunia yang bebas,” ujar Sheeran.

Kontroversi tersebut tidak terlalu menjadi perhatian bagi sebagian penonton yang ditemui Reuters sebelum konser berlangsung.

Puluhan demonstran pro-Palestina juga berkumpul sekitar 800 meter dari lokasi konser sebelum Sheeran tampil. Penyelenggara mengatakan aksi tersebut bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai kondisi di Gaza serta menyoroti kelompok-kelompok lokal yang mengadvokasi hak-hak warga Palestina.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Kapolri Rotasi 88 Pati dan Pamen, Kabareskrim hingga Kapolda Metro Jaya Berganti

POPULARITAS.COM – Kapolri melakukan rotasi besar-besaran di jajaran Polri. Pergantian ini tertuang...

KesehatanNews

Amankah Jika Nasi Lebih  Disimpan di Kulkas ?

POPULARITAS.COM – Menyimpan nasi sisa di kulkas menjadi kebiasaan bagi sebagian rumah...

News

Wagub Fadhlullah Usulkan Penyediaan Alat Berat untuk Daerah Rawan Banjir

POPULARITAS.COM – Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), mengusulkan penyediaan alat...

News

Enam Akpol 1994 jadi Kapolda

POPULARITAS.COM – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan rotasi dan mutasi terhadap...

Exit mobile version