Home Internasional Elon Musk mundur dari Pemerintahan Donald Trump
InternasionalNews

Elon Musk mundur dari Pemerintahan Donald Trump

Share
Harta Elon Musk tembus 6.373 triliun
CEO Tesla Elon Musk (AP Photo/Alex Brandon)
Share

POPULARITAS.COM – Kecewa dengan kebijakan Donald Trump lewa RUU ‘Besar dan Indah’, Elon Musk putuskan mundur sebagai Kepala Departemen Doge. hal itu disampaikan oleh miliarder teknologi tersebut dalam keterangannya, Rau 28 Mei 2025.

Lewat cuitannya di platform X, Elon Musk ungkap bahwa, masa tugas dirinya telah berakhir sebagai pegawai pemerintah. untuk itu, Ia mengucapkan terima kasih kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

“Ketika masa tugas saya sebagai Pegawai Pemerintah Khusus berakhir, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden @realDonaldTrump <span;>atas kesempatan untuk mengurangi pemborosan pengeluaran,” tulis Musk di platform X pada Rabu (28/5/2025) malam.

Menurut Musk, misi efisiensi yang diusung oleh DOGE akan tetap berlanjut dan semakin kuat karena telah menjadi bagian dari budaya birokrasi pemerintah.

Seorang pejabat Gedung Putih yang tidak disebutkan namanya mengonfirmasi pengunduran diri tersebut kepada Associated Press.
Elon Musk bergabung dengan pemerintahan Trump pada Januari dengan target ambisius untuk memangkas anggaran federal AS sebesar US$ 1 triliun. Namun, data dari situs resmi DOGE menunjukkan penghematan yang dicapai hanya sekitar US$ 175 miliar, atau setara dengan US$ 1.088,96 per pembayar pajak AS.

Masa tugas Musk sebagai Pegawai Pemerintah Khusus selama 130 hari dijadwalkan berakhir pada sekitar tanggal 30 Mei. Pemerintah menyatakan bahwa inisiatif DOGE akan tetap dilanjutkan demi efisiensi anggaran negara.

Keputusan Elon Musk untuk mundur terjadi hanya beberapa hari setelah ia mengkritik undang-undang andalan Presiden Trump yang dikenal sebagai “RUU besar dan indah”. RUU setebal 1.000 halaman tersebut memperpanjang pemotongan pajak dari tahun 2017 dan menambahkan persyaratan kerja untuk program bantuan seperti pangan dan Medicaid.

“Sejujurnya, saya kecewa melihat RUU belanja besar-besaran yang justru memperbesar defisit anggaran. Ini merusak kerja keras tim DOGE,” ujar Musk dalamwawancaranya bersama program CBS Sunday.

RUU ini juga mencakup alokasi dana untuk proyek-proyek besar sepR

erti pembangunan tembok perbatasan AS-Meksiko dan peningkatan pendanaan bagi Imigrasi serta Penegakan Bea Cukai.

Disahkan oleh DPR minggu lalu, RUU tersebut kini menunggu pembahasan di Senat. Jika lolos dalam bentuk saat ini, Kantor Anggaran Kongres memperkirakan defisit anggaran AS akan meningkat sebesar US$ 3,9 triliun pada tahun 2034.

“Menurut saya, sebuah RUU bisa saja besar, atau bisa juga indah. Tapi saya tidak yakin keduanya bisa dicapai sekaligus,” pungkas Musk

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

POPULARITAS.COM – Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan bahwa Indonesia harus terus...

KriminalitasNews

Terduga Pelaku Pencurian Beserta Barang Bukti di Abdya Dicokok Polisi

POPULARITAS.COM – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Aceh Barat Daya...

News

Pemkab Pidie Jaya Cairkan Gaji ASN ke-13

POPULARITAS.COM –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, mencairkan gaji ke-13 guna meringankan...

News

Prabowo Ungkap Alasan Beratnya Copot Dadan Hindayana

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengaku berat saat mengambil keputusan mencopot Dadan...

Exit mobile version