Home News Emas Tunggal untuk Kafilah Aceh di Ajang MQK Internasional 2025 di Sulawesi Selatan
NewsSyariat Islam

Emas Tunggal untuk Kafilah Aceh di Ajang MQK Internasional 2025 di Sulawesi Selatan

Share
Share

POPULARITAS.COM – Kafilah asal Aceh Bernama Ashabul Aziz dari Dayah Darul Ihsan Aceh Besar berhasil meraih juara pertama dan mendapat medali emas pada kategori tafsir – wustha di arena Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Internasional 2025, di Sulawesi Selatan.

“Kemenangan ini merupakan buah dari kebersamaan, dukungan, dan doa seluruh masyarakat Aceh,” kata Kabid Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kanwil Kemenag Aceh Muntasyir, Kamis (9/10/2025).

Tak hanya emas, kafilah Aceh juga meraih sejumlah prestasi lainnya dalam MQK Internasional yang berlangsung di Pondok Pesantren As’adiyah, Wajo, Sulawesi Selatan, pada 1–7 Oktober 2025 tersebut. Aceh berada pada peringkat ke-8 nasional.

Adapun kafilah Aceh yang meraih prestasi pada ajang tersebut yakni Ashabul Aziz meraih juara satu tafsir wustha, Ahmad Thaifur juara tiga cabang tauhid ulya, Hafis Atha Ramadhan meraih juara harapan cabang hadis wustha.

Untuk peserta perempuan, Siti Sara Nadhifa meraih juara harapan satu cabang akhlak wustha, Naivasya Milhan mendapat juara harapan satu cabang akhlak ulya, Aliya Rahayu meraih juara harapan satu cabang tauhid ulya, dan Hafizah Maheer sebagai juara harapan satu cabang fiqh ushul – fiqh wustha.

Muntasyir merasa bangga atas perjuangan para kafilah yang sudah tampil maksimal di setiap sesi dan melalui proses panjang hingga sampai akhir.

“Sudah sepantasnya kita memberikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi serta kontribusi mereka yang telah mengharumkan nama Aceh di panggung internasional,” ujarnya.

Dirinya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan aktif, terutama kepada para pimpinan dayah, pelatih, pembimbing peserta, panitia, serta masyarakat Aceh yang senantiasa memberikan dukungan dan doa untuk kemenangan kafilah Aceh di ajang internasional.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Azhari berpesan agar seluruh pihak terus menjaga semangat keilmuan santri Aceh dan mengambil hikmah dari perhelatan megah ini.

“MQK bukan sekadar kompetisi, tetapi wadah untuk menumbuhkan semangat belajar, istiqamah dalam merawat khazanah kitab kuning, serta memajukan pesantren sebagai pusat peradaban Islam di Aceh,” ujar Azhari.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Pemkab Pidie Jaya Cairkan Gaji ASN ke-13

POPULARITAS.COM –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, mencairkan gaji ke-13 guna meringankan...

News

Prabowo Ungkap Alasan Beratnya Copot Dadan Hindayana

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengaku berat saat mengambil keputusan mencopot Dadan...

News

4 Fakta Kasus Dugaan Korupsi BGN yang Menjerat Dadan Hindayana Cs

POPULARITAS.COM – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan penyimpangan besar dalam tata kelola...

EkonomiNews

Mualem Panggil Kepala BPMA Bahas Blok Andaman dan Pipa Gas

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem memanggil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh...

Exit mobile version