Home Kesehatan Empat penderita polio di Aceh masih menjalani perawatan dan terapi
KesehatanNews

Empat penderita polio di Aceh masih menjalani perawatan dan terapi

Share
Empat penderita polio di Aceh masih menjalani perawatan dan terapi
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Aceh Hanif menyampaikan pengarahan mengenai pelaksanaan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) untuk menanggulangi kejadian luar biasa (KLB) polio di Kota Banda Aceh, Jumat (25/11/2022). (ANTARA/Khalis Surry)
Share

POPULARITAS.COM – Empat penderita poliomyelitis atau penyakit polio di Provinsi Aceh masih menjalani perawatan dan terapi di Kota Banda Aceh menurut pejabat Dinas Kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Aceh Hanif mengatakan bahwa tiga anak yang terserang polio masih menjalani inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin Banda Aceh dan satu orang lainnya menjalani rawat jalan di rumah sakit tersebut.

Kasus infeksi virus polio pertama ditemukan pada seorang anak berusia tujuh tahun di Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, pada Oktober 2022.

Setelah melakukan penelusuran, pemerintah menemukan tiga lagi kasus infeksi virus polio tipe dua di wilayah kabupaten tersebut. Namun, ketiganya tidak menunjukkan gejala.

Hanif mengatakan bahwa anak yang pertama dideteksi terserang polio di Pidie sekarang masih menjalani fisioterapi di Banda Aceh.

“Karena otot kakinya mengecil sehingga mengganggu proses jalan,” katanya, Kamis (1/12/2022).

Menurut dia, anak itu ditempatkan di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Aceh agar lebih mudah mengakses pelayanan fisioterapi di rumah sakit.

“Anak itu sekarang di sini kami tempatkan, karena harus bolak balik rumah sakit setiap hari untuk fisioterapi, jadi lebih dekat,” kata Hanif.

Tiga anak lain dari Pidie yang terserang polio, ia mengatakan, masih harus menjalani rawat inap di RSUD Zainoel Abidin.

“Jadi, tiga lagi yang positif ini berdasarkan hasil diskusi dengan Kemenkes juga kita rawat di RSUD Zainoel Abidin. Saat ini rawat inap, bukan rawat jalan, karena baru sampai,” katanya.

Setelah penemuan kasus polio di Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, Dinas Kesehatan Provinsi Aceh melakukan penelusuran kasus dan mengambil 21 spesimen tinja dari anak-anak di wilayah kecamatan tersebut, tetapi hanya 19 spesimen yang dinyatakan layak diperiksa di laboratorium.

Menurut hasil pemeriksaan laboratorium, ada tiga anak yang positif terinfeksi virus polio, yang terdiri atas satu anak usia dua tahun lima bulan, satu anak umur satu tahun 11 bulan, dan satu anak usia lima tahun.

Pemerintah melaksanakan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Pidie dan bagian wilayah Provinsi Aceh yang lain menyusul kejadian luar biasa (KLB) polio yang terjadi di Kabupaten Pidie.

Menurut Kementerian Kesehatan, imunisasi polio di wilayah Provinsi Aceh dilakukan secara bertahap dengan sasaran total 1.217.939 anak usia nol hingga 12 tahun, termasuk di antaranya 91.484 anak di Kabupaten Pidie.

Sub PIN Polio putaran pertama dilaksanakan di Pidie mulai 28 November 2022; Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie Jaya, Bireun, Aceh Utara, dan Sabang mulai 5 Desember 2022; serta kabupaten/kota lain di Aceh mulai 12 Desember 2022.

Putaran kedua Sub PIN Polio dijadwalkan berlangsung mulai pekan keempat Januari 2023 di seluruh wilayah Provinsi Aceh. (ant)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

BPK RI beri WTP ke-11 untuk Pemkab Pidie

POPULARITAS.COM – Pemkab Pidie raih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas  laporan...

News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

Exit mobile version