Home News Erick Thohir Usul Vaksin Corona Tak Gratis untuk Orang Kaya
News

Erick Thohir Usul Vaksin Corona Tak Gratis untuk Orang Kaya

Share
Erick Thohir Usul Vaksin Corona Tak Gratis untuk Orang Kaya
Erick Thohir mengusulkan kelompok masyarakat mampu bisa melakukan vaksinasi mandiri yang biayanya tidak ditanggung oleh negara. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA).
Share

POPULARITAS.COM – Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir mengusulkan biaya vaksin corona tidak sepenuhnya ditanggung negara. Kelompok masyarakat mampu bisa melakukan vaksinasi mandiri yang biayanya ditanggung pribadi.

“Untuk mengurangi kebutuhan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yang defisit anggaran kita terus melebar, kami mengusulkan bila memungkinan untuk masyarakat bisa membayar vaksin mandiri untuk yang mampu,” ujar Erick dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (27/8/2020) dikutip dari CNNIndonesia.

Sebagai catatan, defisit APBN memang melebar selama pandemi. Tahun ini, defisit diperkirakan menembus 6,34 persen dari PDB. Sementara, dalam usulan RAPBN 2021, pemerintah memperkirakan defisit mencapai 5,5 persen dari PDB. Padahal, dalam kondisi normal, defisit bisa ditekan di bawah 3 persen.

Kendati demikian, Erick menyebut akan ada vaksinasi gratis awal 2021. Namun, ia memastikan tidak semua orang bisa mendapat vaksin secara gratis mengingat anggaran pemerintah terbatas.

Erick memperkirakan hanya 15 juta orang di Indonesia yang akan mendapat vaksin corona tahun ini.

Pasalnya, jika uji klinis berjalan baik, Indonesia baru mendapatkan 30 juta vaksin hingga akhir Desember. Sementara, setiap orang diperkirakan membutuhkan dua kali vaksinasi.

“Kalau diakumulasi dari kerja sama UEA dan China, kita akan mendapatkan 30 juta vaksin di 2020. Kalau satu orang membutuhkan dua dosis, sehingga ada 15 juta orang yang bisa divaksin di akhir tahun 2020, jika uji klinisnya berjalan dengan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Erick memastikan jumlah vaksin akan terus ditambah tahun depan. Dalam kerja sama dengan Sinovac Biotech Ltd. asal China, Indonesia ditargetkan mendapat 250 juta vaksin tahun 2021.

Sementara, dari kerja sama dengan G42 asal Uni Emirate Arab, Indonesia akan mendapat total 60 juta vaksin. Sebanyak 10 juta vaksin diberikan tahun ini, sedangkan sisanya diberikan tahun depan.

Pemerintah Indonesia menjadikan vaksin sebagai jalan keluar utama dari pandemi Covid-19. Pemerintah menunjuk LBM Eijkman untuk memimpin pengembangan Vaksin Merah Putih.

Selain itu, Indonesia juga menjalani kerja sama dengan sejumlah negara, seperti China dan UEA dalam mengembangkan vaksin covid-19.[acl]

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Tiba di India, Prabowo Siap Hadiri KTT Ke-18 BRICS

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan Angkatan Udara India (AFS)...

News

Wagub Aceh Kembali Tegaskan Perpanjangan Dana Otsus di Forum DPD

POPULARITAS.COM – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh mendorong agar dana...

NewsSosial dan Budaya

Buka Aceh Culinary Festival 2026, Plt. Sekda Sebut Kuliner Merupakan Bagian dari Identitas Aceh

POPULARITAS.COM – Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, menegaskan bahwa kuliner bukan...

KriminalitasNews

Polisi Bekuk Komplotan Pencuri Sepeda Motor di Banda Aceh

POPULARITAS.COM – Tim Opsnal Ranmor Satreskrim Polresta Banda Aceh menangkap tiga pria...

Exit mobile version