Home News Eropa Luncurkan Aplikasi Pelacakan Kontak Infeksi Corona
NewsTeknologi

Eropa Luncurkan Aplikasi Pelacakan Kontak Infeksi Corona

Share
Eropa Luncurkan Aplikasi Pelacakan Kontak Infeksi Corona
Aplikasi berbasis komunitas untuk memantau persebaran virus corona 10 Rumah Aman. (ANTARA/Natisha Andarningtyas)
Share

BERLIN (popularitas.com) – Ilmuwan dan pakar teknologi Eropa mengatakan mereka akan meluncurkan inisiatif bersama pada Rabu (1/4/2020) untuk mendukung penggunaan aplikasi digital untuk memerangi virus corona sambil tetap mematuhi undang-undang perlindungan privasi yang keras di kawasan itu.

Penyimpanan Data Pelacakan Kedekatan Pribadi Pan-Eropa (PEPP-PT) menyatukan 130 peneliti dari delapan negara untuk mengembangkan aplikasi yang dapat mendukung upaya penelusuran kontak di dalam negara dan lintas batas.

“Tujuan kami adalah untuk memberi dasar bagi komponen inti digital dari perjuangan global melawan COVID-19,” kata Hans-Christian Boos, pendiri perusahaan otomasi bisnis Arago dan anggota dewan penasihat digital untuk pemerintah Jerman.

“Platform PEPP-PT yang dapat dibangun oleh pihak lain mencakup penyimpanan data pelacakan kedekatan digital pribadi dan anonim, yang sepenuhnya sesuai dengan GDPR dan juga dapat digunakan saat bepergian antar negara.”

GDPR, atau Peraturan Perlindungan Data Umum, adalah aturan privasi Uni Eropa yang menetapkan batasan ketat pada pemrosesan data pribadi, sehingga menyulitkan, misalnya, untuk menggunakan data lokasi telepon pintar untuk memerangi COVID-19 – penyakit seperti flu yang disebabkan oleh virus corona.

Boos akan mengadakan pengarahan pers pada jam 11 pagi waktu setempat bersama dengan Marcel Salathe, kepala Lab Epidemiologi Digital di Institut Teknologi Federal Swiss di Lausanne dan Thomas Wiegand dari Universitas Teknik Berlin dan kepala Fraunhofer Heinrich Hertz Institute (HHI).

HHI mengatakan pada Senin bahwa Jerman beberapa minggu lagi akan meluncurkan aplikasi telepon pintar yang dapat melacak ‘jabat tangan’ Bluetooth yang berdekatan antara perangkat, sehingga memungkinkan untuk memperingatkan mereka yang berisiko terinfeksi.[ant]

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
KriminalitasNews

Terduga Pelaku Pencurian Beserta Barang Bukti di Abdya Dicokok Polisi

POPULARITAS.COM – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Aceh Barat Daya...

News

Pemkab Pidie Jaya Cairkan Gaji ASN ke-13

POPULARITAS.COM –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, mencairkan gaji ke-13 guna meringankan...

News

Prabowo Ungkap Alasan Beratnya Copot Dadan Hindayana

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengaku berat saat mengambil keputusan mencopot Dadan...

News

4 Fakta Kasus Dugaan Korupsi BGN yang Menjerat Dadan Hindayana Cs

POPULARITAS.COM – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan penyimpangan besar dalam tata kelola...

Exit mobile version