Home News Evaluasi Haji, Menhaj Soroti Tenda Mina dan Biaya Jemaah
News

Evaluasi Haji, Menhaj Soroti Tenda Mina dan Biaya Jemaah

Share
ilustrasi Ibadah Haji. FOTO : Net
Share

POPULARITAS.COM – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf meminta seluruh jajaran Kementerian Haji dan Umrah tidak terlena dengan berbagai apresiasi atas penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah.

Menurutnya, evaluasi menyeluruh menjadi langkah utama untuk meningkatkan kualitas pelayanan jemaah pada musim haji berikutnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Mochamad Irfan Yusuf seusai membuka rapat kerja nasional (Rakernas) evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M di Lapangan Makodau I, Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (4/7/2026).

Rakernas menjadi forum untuk mengevaluasi penyelenggaraan haji sekaligus menyusun strategi peningkatan layanan di masa mendatang.

“Sudah cukup puja-puji, sudah cukup apresiasi, sudah cukup berbagai pujian. Hari ini kita mulai lagi kita evaluasi. Tentu pujian menjadi penyemangat, tetapi evaluasi tetap menjadi kebutuhan utama,” ujar Menteri Mochamad Irfan Yusuf kepada wartawan.

Salah satu fokus utama evaluasi adalah peningkatan layanan kesehatan jemaah. Meski angka kematian jemaah haji pada musim 1447 H turun sekitar 20% menjadi 367 orang, Irfan menilai pencapaian tersebut belum memuaskan.

Kementerian Haji dan Umrah menargetkan jumlah jemaah yang meninggal dunia pada penyelenggaraan haji tahun depan dapat ditekan hingga di bawah 200 orang melalui penguatan layanan kesehatan dan langkah-langkah pencegahan.

Selain sektor kesehatan, Kementerian Haji juga mengevaluasi persoalan keterbatasan kapasitas tenda di Mina yang setiap tahun menjadi tantangan seiring meningkatnya jumlah jemaah.

Salah satu solusi yang tengah dikaji adalah penerapan konsep tenda bertingkat. Namun, realisasi program tersebut masih bergantung pada pembahasan dan persetujuan pemerintah Arab Saudi.

Menhaj juga menyoroti tantangan dalam penyusunan biaya penyelenggaraan ibadah haji. Menurutnya, pelemahan nilai tukar rupiah, kenaikan harga avtur, serta meningkatnya biaya layanan di Arab Saudi menjadi faktor yang harus diperhitungkan.

“Kita tidak bisa mengelak dari tantangan-tantangan ini yang otomatis berpengaruh pada harga layanan. Karena itu, kami mulai menghitung bersama Komisi VIII DPR untuk merumuskan harga yang layak, pantas, dan tentu saja tidak memberatkan jemaah haji kita,” katanya.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Gegara ‘Tsunami Durian,’ Pemerintah Melaka Gelar Festival Makan Musang King Sepuasnya

POPULARITAS.COM – Negara bagian Melaka, Malaysia, menggelar festival makan durian sepuasnya (all...

News

KMP Aceh Hebat 2 Kembali Layari Penyeberangan Ulee Lheue–Balohan

  POPULARITAS.COM – KMP Aceh Hebat 2 kembali beroperasi melayani penyeberangan lintasan...

News

Haji Uma Fasilitasi Pemulangan Warga Lhokseumawe Korban TPPO di Kamboja

POPULARITAS.COM – Anggota DPD RI asal Aceh Sudirman atau yang akrab disapa...

News

Kapolri Lantik Irjen Pol Ruddi Setiawan sebagai Kapolda Aceh

POPULARITAS.COM – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo resmi melantik Irjen Pol...

Exit mobile version