Home News Gelombang 2,5 meter berpotensi terjadi di Sabang dan perairan barat Aceh
News

Gelombang 2,5 meter berpotensi terjadi di Sabang dan perairan barat Aceh

Share
BMKG : Cuaca ekstrem dan angin kencang masih akan terjadi di Aceh hingga akhir Agustus 2025
Ilustrasi gelombang tinggi. Foto Elshinta
Share

POPULARITAS.COM – Sejumlah perairan di Indonesia berpeluang terjadinya gelombang setinggi 1,25-2,5 meter. Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hal tersebut akan berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 19-20 September 2023.

Menurut perkiraan BMKG, Selasa (19/9/2023), sejumlah perairan yang berpeluang terjadinya gelombag setinggi 2,5 meter, diantaranya Pantai utara Sabang, perairan barat Aceh, Mentawai, Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, Selat Ombai, perairan Kupang-Pulau Rote, Samudra Hindia selatan Kupang, dan Laut Jawa bagian timur.

Gelombang setinggi 1,25 sampai 2,5 meter juga diperkirakan menyambangi Selat Makassar bagian selatan, Laut Flores, perairan Kepulauan Wakatobi, perairan Manui-Kendari, perairan selatan Kepulauan Banggai-Kepulauan Sula, perairan Bitung-Kepulauan Sitaro, perairan Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud, Laut Maluku, Laut Banda, perairan Pulau Buru, Laut Seram, perairan Kepulauan Sermata-Kepulauan Tanimbar, perairan Kepulauan Kai-Kepulauan Aru, perairan Sorong, dan Laut Arafuru.

Sementara itu, tinggi gelombang di perairan barat Pulau Simeulue-Kepulauan Mentawai, perairan Pulau Enggano-Bengkulu, perairan barat Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatra, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten-Pulau Sumba, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, dan Samudra Hindia selatan Banten-Pulau Sumba diperkirakan berkisar 2,5 sampai empat meter.

“Kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar selalu waspada,” kata Eko.

Dia mengatakan bahwa tinggi gelombang di wilayah perairan Indonesia antara lain dipengaruhi oleh pola pergerakan dan kecepatan angin.

Menurut dia, di wilayah Indonesia bagian utara angin umumnya bergerak dari tenggara ke barat daya dengan kecepatan lima sampai 20 knot sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan angin umumnya bergerak dari timur ke tenggara dengan kecepatan delapan sampai 25 knot.

“Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Sunda bagian selatan dan perairan selatan Banten,” katanya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
KesehatanNews

Kemenkes Ingatkan Bahaya Asap Karhutla, Anak-anak dan Ibu Hamil Rentan Terdampak

POPULARITAS.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat di wilayah terdampak kebakaran hutan...

NewsSepakbola

Persiraja Ditahan Imbang di Kandang

POPULARITAS.COM – Persiraja Banda Aceh harus puas berbagi poin setelah bermain imbang...

News

Sekjen PBB António Guterres Tiba di Indonesia untuk Bahas Isu Global

POPULARITAS.COM – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB), António Guterres, tiba di...

News

Soroti Polemik Jilbab di Azerbaijan, Pengamat Ungkap Potensi Ekonomi Busana Muslim

POPULARITAS.COM – Industri jilbab dan busana Muslim atau modest fashion dinilai memiliki...

Exit mobile version