Home News Gempa 5,8 Magnitudo guncang Aceh, ini penyebabnya
News

Gempa 5,8 Magnitudo guncang Aceh, ini penyebabnya

Share
Gempa 6,2 Magnitudo guncang Aceh, begini penjelasan BMKG
Ilustrasi gempa. FOTO : Net
Share

POPULARITAS.COM – Gempa berkekuatan 5,8 Magnitudo, Minggu (13/10/2024) guncang sebagian wilayah di Aceh. Getaran gempa tersebut dirasakan sangat kuat oleh warga yang tinggal di Banda Aceh, Sabang, Pidie Jaya, Aceh Besar hingga Bireuen.

Kepala Stasiun Geofisika Aceh Besar, Andi Azhar Rusdin kepada popularitas.com mengatakan, gempa yang terjadi pada Minggu 13 Oktober 2024 dengan kekuatan 5,8 M tersebut, merupakan jenis gempa bumi tektonik.

Dari hasil analisa, gempa terhadi di kedalaman laut pada jarak 121 KM arah barat daya kota Banda Aceh. Jenis gempa dangkal dengan 43 kilometer, sambungnya.

Terjadinya gempa dangkal tersebut, paparnya kemudian, aktivitas subduksi lempeng, hasil analisis menunjukkan gempa ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” ungkapnya.

“Hanya ada satu gempa susulan yang terjadi dengan kekuatan 3,6 magnitudo. Namun sekali lagi ditegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami,” jelasnya.

Seluruh masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tak terpengaruh dengan isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.  “Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,” pungkasnya.

Share
Tulisan Terkait
News

Wagub Fadhlullah dan Ketua DPRA Bahas Revisi UUPA

POPULARITAS.COM  – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) bersama Ketua Dewan Perwakilan...

News

Siapa, Suahasil Nazara ?

POPULARITAS.COM – Suahasil Nazara resmi menempati kursi Menteri Keuangan setelah dilantik Presiden...

News

Purbaya Direshuffle Prabowo, Diganti oleh Suahasil

POPULARITAS.COM – Presiden RI Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan...

InternasionalNews

Warga Rumania Jatuh Hati pada Indonesia Gegara Nasi Padang hingga Angklung

POPULARITAS.COM – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bucharest bersama Perhimpunan Pelajar Indonesia...

Exit mobile version