Home Internasional Gempa M 6,0 Guncang Afghanistan Timur, 250 Orang Tewas
InternasionalNews

Gempa M 6,0 Guncang Afghanistan Timur, 250 Orang Tewas

Share
Poto : HO
Share

POPULARITAS.COM – Gempa bumi kuat melanda wilayah timur Afghanistan dekat perbatasan Pakistan, menewaskan sedikitnya 250 orang dan melukai 500 lainnya.

Guncangan terjadi pada Minggu (31/8/2025) malam pukul 23.47 waktu setempat dengan magnitudo 6,0, berpusat 27 kilometer timur laut Kota Jalalabad, Provinsi Nangarhar, dan hanya 8 kilometer kedalaman. Gempa dangkal seperti ini cenderung menimbulkan kerusakan lebih parah, menurut US Geological Survey.

Dilansir dari AP, Kunar Disaster Management Authority menyebut korban tersebar di distrik Nur Gul, Soki, Watpur, Manogi, dan Chapadare.

Jalalabad merupakan kota perdagangan utama di timur Afghanistan dengan populasi sekitar 300.000 jiwa. Banyak bangunan di kota ini berbahan beton dan bata, sementara di daerah pinggiran masih banyak rumah dari bata dan kayu yang rentan terhadap gempa.

Kota ini juga dikenal dengan sektor pertanian, termasuk buah jeruk dan padi, dengan Sungai Kabul mengalir melalui wilayahnya.

Afghanistan sebelumnya dilanda gempa M 6,3 pada 7 Oktober 2023 yang menewaskan ribuan orang. Pemerintah Taliban mencatat 4.000 korban tewas, sementara PBB memperkirakan sekitar 1.500 jiwa

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

POPULARITAS.COM – Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan bahwa Indonesia harus terus...

KriminalitasNews

Terduga Pelaku Pencurian Beserta Barang Bukti di Abdya Dicokok Polisi

POPULARITAS.COM – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Aceh Barat Daya...

News

Pemkab Pidie Jaya Cairkan Gaji ASN ke-13

POPULARITAS.COM –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, mencairkan gaji ke-13 guna meringankan...

News

Prabowo Ungkap Alasan Beratnya Copot Dadan Hindayana

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengaku berat saat mengambil keputusan mencopot Dadan...

Exit mobile version