Home News Gempa M 7,7 Guncang Laut Sulawesi, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami
News

Gempa M 7,7 Guncang Laut Sulawesi, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami

Share
Gempa Tohoku M7,5: 171.957 Warga Dievakuasi, Shinkansen
Ilustrasi
Share

POPULARITAS.COM – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Laut Sulawesi pada Senin (8/6/2026) pagi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) langsung mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah di Sulawesi, Maluku Utara, dan Kalimantan Timur.

Berdasarkan informasi resmi BMKG, gempa terjadi pada pukul 06.37.42 WIB dengan episenter berada di koordinat 5,69 lintang utara dan 125,05 bujur timur atau sekitar 236 kilometer barat laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Gempa berada pada kedalaman 105 kilometer.

“Gempa magnitudo 7,7 berpotensi Tsunami,” demikian keterangan BMKG yang dirilis di laman resmi pukul 06.40 WIB.

Hasil pemodelan BMKG menunjukkan gempa berpotensi memicu tsunami di sejumlah wilayah pesisir. Status Siaga diberikan untuk beberapa daerah di Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah.

Wilayah dengan status siaga meliputi Kabupaten Kepulauan Sangihe dengan estimasi gelombang tiba pukul 06.51.55 WIB. Selain itu, Kota Manado diperkirakan terdampak pada pukul 07.12.25 WIB, disusul Minahasa Utara bagian utara pukul 07.12.40 WIB, Minahasa bagian utara pukul 07.14.55 WIB, Kepulauan Minahasa pukul 07.16.10 WIB, serta Minahasa Selatan bagian utara pada pukul 07.17.40 WIB.

BMKG juga menetapkan status siaga untuk wilayah Bolaang Mongondow bagian utara dengan estimasi kedatangan gelombang pukul 07.22.10 WIB. Sementara itu, Gorontalo bagian utara diperkirakan terdampak pada pukul 07.26.10 WIB, Kabupaten Buol pukul 07.27.25 WIB, dan Tolitoli pada pukul 07.29.40 WIB.

Selain status Siaga, sejumlah daerah lainnya masuk kategori Waspada. Wilayah tersebut antara lain Kepulauan Talaud, Kota Bitung, Halmahera, Donggala bagian utara, Kota Ternate, Kota Tidore, Kutai Timur, Bulungan, hingga Nunukan.

BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak untuk segera mengikuti arahan otoritas setempat. Untuk daerah berstatus Siaga, pemerintah daerah diminta mengarahkan masyarakat melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman.

Sementara itu, masyarakat di wilayah berstatus waspada diminta menjauhi kawasan pantai dan tepian sungai hingga ada informasi lebih lanjut dari BMKG dan instansi terkait.

Hingga berita ini diturunkan, BMKG masih terus memantau perkembangan aktivitas tsunami dan akan menyampaikan pembaruan secara berkala. Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak panik, serta hanya mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan BMKG, BPBD, maupun pemerintah daerah setempat.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Zulfadhli hadiri Rapat Paripurna Rancangan Qanun Pertanggungjawaban APBA 2025

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Rabu 21 Juli 2026, hadiri rapat...

HukumNews

Febrie Adriansyah Mangkir Pemeriksaan, Kejagung Panggil Ulang Jumat

POPULARITAS.COM –  Kejaksaan Agung (Kejagung) menjadwalkan pemanggilan ulang terhadap mantan Jaksa Agung...

News

Perkim dan DKP Pidie Juga Belum Serahkan Dokumen Proyek Transisi ke ULP

POPULARITAS.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Pidie, bukanlah satu-satunya...

HukumNews

Kejaksaan Negeri Aceh Jaya Pulihkan Keuangan Negara Senilai Rp2,05 Miliar

POPULARITAS.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Jaya melalui bidang perdata dan tata...

Exit mobile version