Home News Genjot Pertumbuhan Industri di Aceh, Irmawan: Kita Butuh Kereta Api
NewsTeknologi

Genjot Pertumbuhan Industri di Aceh, Irmawan: Kita Butuh Kereta Api

Share
[Foto: Tribun]
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Anggota DPR RI asal Aceh Irmawan mendorong pemerintah pusat untuk melanjutkan pembangunan rel kereta api yang menghubungkan Besitang – Sumatera Utara – Aceh.

Menurutnya, pembangunan rel kereta api itu sudah dilakukan, yang dimulai dari Medan, Sumatera Utara. Hanya saja, pembangunan itu hanya sampai Besitang.

Sehingga butuh sekitar 48 kilometer lagi, bisa sampai ke Aceh Timur. Untuk itu, pihaknya juga mendorong agar pembangunan jalur kereta api itu hingga Banda Aceh.

Pihaknya menargetkan, agar di Tahun 2020, pembangunan rel kereta api bisa sampai ke Aceh Timur. Sebab, proyek rel kereta api ini sudah termasuk dalam proyek Multi Years selama tiga tahun, mulai 2018 hingga 2020.

“Sampai hari ini relnya sudah terbangun sampai Besitang, targetnya 2020 sampai ke Aceh Timur, sekitar 48 kilometer lagi, akan kita dorong, meskipun pembangunan rel ini tidak masuk dalam proyek strategis nasional (PSN),” kata Irmawan, yang juga politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kepada popularitas.com, Senin, 11 November 2019.

Kata dia, Plt Gubernur Aceh juga sudah menyurati Presiden agar pembangunan rel kereta api ini bisa masuk dalam Proyek Strategis Nasional. Sementara,

“Kita sepakat, Plt Gubernur juga sudah menyurati presiden , kita dorong dari komisi V untuk masuk ke PSN dan tidak hanya berakhir di Aceh Timur. Kita berharap program itu berlanjut ke Banda Aceh,” sebutnya.

Pembangunan rel kereta api ini dinilai penting dalam membangkitkan industri di Aceh. Menerutnya, kereta api itu terkenal dengan transportasi massal yang berbiaya rendah. Apalagi, pangsa pasar industri Aceh berada di Sumatera Utara. Dengan adanya kereta api bisa menekan angka biaya transportasi.

“Tidak mungkin bisa berkembang industri di Aceh, karena pangsa pasarnya di Sumatera Utara, roda industri di Aceh justru lebih tinggi biaya produksi, dengan adanya lereta api ini bisa menekan angka transportasinya sehingga biaya transportasi tidak terlalu tinggi,” ucapnya. (DRA)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

News

Samsat Banda Aceh : Seluruh Pelayanan Resmi Pajak  Dipastikan Gratis, Jangan Pakai Calo!

POPULARITAS.COM – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, mengimbau seluruh masyarakat agar...

News

Bongkar Pasang Kepala SKPK Pidie oleh Sarjani

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat...

Exit mobile version