POPULARITAS.COM – Fenomena gerhana Matahari sebagian akan terjadi pada Minggu, 21 September 2025. Gerhana Matahari terjadi ketika Bulan melintas di antara Matahari dan Bumi, kemudian ketiganya berada dalam posisi yang sejajar. Hal itu menimbulkan bayangan di Bumi yang menghalangi sebagian atau seluruh cahaya Matahari di beberapa area.
Gerhana Matahari yang terjadi pada 21 September 2025 besok bukan gerhana total, melainkan partial solar eclipse atau gerhana Matahari sebagian.
Sayangnya, gerhana Matahari sebagian tidak bisa disaksikan di Indonesia. Fenomena ini hanya akan terlihat di Selandia Baru, Antartika, dan Samudra Pasifik bagian selatan.
Peneliti Astronomi dan Astrofisika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin mengatakan, gerhana akan terjadi pada 21 September pagi hari. “Pada 21 September (2025) gerhana Matahari sebagian melewati Selandia Baru dan Kutub Selatan pada pagi hari,
Menurut dia, fenomena gerhana Matahari sebagian tidak bisa dilihat dari Indonesia karena saat itu wilayahnya sudah masuk dini hari tanggal 22 September 2025. “(Gerhana Matahari sebagian) Tidak terlihat di Indonesia. Saat itu di Indonesia (sudah) dini hari,” jelas Thomas.
Menurut laman Time and Date, fenomena ini dapat disaksikan dari Selandia Baru, ditambah sebagian kecil pesisir timur Australia, berbagai pulau di Pasifik, dan sebagian Antartika, wilayah Australia Selatan, dan Atlantik,

Leave a comment