Home News Getar Aceh Minta Semua Pihak Dukung Kinerja Polda Aceh
News

Getar Aceh Minta Semua Pihak Dukung Kinerja Polda Aceh

Share
GeTAR Aceh apresiasi gubernur ganti Kepala ULP 
Sekjen GeTAR Aceh, Teuku Izin
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Sekjen Gerakan Titipan Rakyat (Getar) Aceh, Teuku Izin menyampaikan dukungannya terhadap kinerja Polda Aceh, dibawah kepemimpinan Jenderal Pol Wahyu Widada.

Menurut Apung, sapaan karib Teuku Izin, sejak memimpin jajaran Irjen Pol Wahyu Widada, telah menunjukkan komitmen dan kinerjanya dalam upaya menegakkan supremasi hukum, serta menyelesaikan berbagai masalah hukum yang selama ini masih mengendap.

Dalam menghadapi pandemi Covid-19, Polda Aceh juga memperlihatkan ketegasannya, terkait dengan langkah pemerintah dalam upaya pembatasan sosial.

Tentu saja langkah Polda Aceh yang ikut serta dalam membantu masyarakat, yang terdampak secara ekonomi dengan bantuan sembako kepada masyarakat miskin, sangat layak di apresiasi.

Getar aceh sebagai organisasi masyarakat Sipil Aceh akan terus mendukung kinerja Polda Aceh, dalam upaya menjaga ketertiban masyarakat. Pihaknya juga, tambah Apung, mengajak semua pihak mendukung setiap langkah dan upaya kepolisian Polda Aceh selama ini.

Terkait dengan tudingan dan narasi negatif yang dibangun sejunlah pihak tentang adanya oknum Polda Aceh yang melakukan tindakan-tindakan melawan hukum. Yakni dengan menjadi beking pihak-pihak tertentu untuk mendapatkan proyek pemerintah atau menjadi agen dalam memenangkan tender kegiatan APBA. Tentu hal tersebut sangat menciderai perasaan Kapolda Aceh yang telah berkomitmen memperbaiki kinerja instansinya.

Tudingan tanpa fakta, dan nyaris berupa fitnah tersebut, jelas Apung, sangat berpotensi memunculkan gejolak antar para pimpinan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Aceh dan isu tersebut sangat tidak sehat.

Upaya pemerintah Aceh saat ini, sebutnya yang tengah fokus dalam menghadapi pandemi Covid-19, tentu dengan adanya isu tersebut, sedikit menggangu konsentrasi jajaran Polda Aceh saat ini.

Karenanya, ia meminta kepada pihak-pihak yang membangun isu tersebut, untuk secara berani melaporkannya melalui saluran resmi. Bukan hanya membangun isu tanpa fakta.

“Laporkan saja jika memang ada bukti, dan pihak kami sangat mendukungnya,” tukasnya.

Semestinya, lanjut apung, jangan ada yang mainkan narasi bernada tudingan, apalagi di tengah wabah corona, dimana Forkopimda Aceh saat ini sedang saling bahu membahu melakukan penanganan Covid-19.

Selanjutnya Apung berharap peran sosial kontrol oleh publik dapat diarahkan pada kerja-kerja pengawasan dalam penanganan serta distribusi bantuan terkait Covid-19 di Aceh.

“Kapolda dan jajarannya harus kita dukung untuk berperan aktif dalam pengawasan serta distribusi bantuan penanganan wabah corona di Aceh. Ini lebih urgen kita suarakan dan semua orang harus memastikan masyarakat terdampak corona dapat bertahan hingga musibah ini berlalu,” harap Apung.

Terakhir Apung mengajak agar semua pihak mewujudkan dan mendorong iklim Forkopimda Aceh yang harmonis dan sinergis agar penanganan Covid-19 serta kerja-kerja untuk rakyat Aceh semakin maksimal.

“Ayo kita dukung kerja kepolisian Aceh dan mengawal semua kinerja Forkopimda agar manfaatnya kian terasa oleh publik di Aceh,” tutup Apung.[]

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

News

Dolar AS Menguat, Harga Obat Naik hingga 10 Persen

POPULARITAS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali tertekan hingga...

Exit mobile version