Home Ekonomi Gubernur Aceh Didesak Segera Teken Pergub Soal Harga Sawit
EkonomiNews

Gubernur Aceh Didesak Segera Teken Pergub Soal Harga Sawit

Share
Ilustrasi, Tandan Buah Sawit (TBS) yang sedang dikumpulkan petani lokal.(ANTARA/HO/ist).
Share

POPULARITAS.COM – Petani sawit Kabupaten Nagan Raya mendesak Gubernur Aceh Nova Iriansyah untuk segera menandatangani rancangan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang pembelian dan penetapan harga sawit.

“Kita minta Pergub tersebut secepatnya ditandatangani oleh Gubernur Aceh, supaya harga sawit di Aceh tidak terlalu merosot,” kata salah seorang Petani Sawit Nagan Raya Mukhtar seperti dilansir laman Antara, Senin (27/9/2021).

Sebelumnya, Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh sudah menyelesaikan pembahasan mengenai Pergub tentang pembelian harga sawit Aceh.

Baca: Gapki Sebut Pergub Aceh Soal TBS Diperlukan Untuk Referensi Petani Sawit

Dalam penyusunan Pergub Aceh itu, pemerintah juga melibatkan lembaga asosiasi sawit seperti Apkasindo, Gapki, serta para akademisi dari Universitas Syiah Kuala. Kini sudah dirampungkan, ditargetkan selesai pada 2021 ini.

Menurut Mukhtar, jika Pergub tersebut ditandatangani maka bisa memberikan perlindungan dan kepastian harga kepada petani kelapa sawit.

Pengurus Apkasindo Aceh ini juga menilai kehadiran Pergub itu dapat mencegah terjadi permainan harga di pabrik kelapa sawit yang ada di Aceh.

“Jangan sampai Pergub harga sawit itu hanya dibahas saja, dan tidak ditandatangani oleh Gubernur,” ujarnya.

Berdasarkan data statistik perkebunan terakhir, jumlah petani sawit per jiwa di Aceh lebih kurang sekitar 127.155 orang, dengan jumlah tenaga kerja di sektor itu mencapai 75.030 jiwa. Sedangkan luas lahan mencapai 321.903 hektar terbagi atas perkebunan rakyat, negara, dan swasta.

Mukhtar sangat menyayangkan jika komoditi sawit unggul di Aceh justru dibeli dengan harga murah. Kondisi ini berbeda dengan harga di daerah lain seperti Riau, Sulawesi yang relatif lebih  tinggi.

“Karena itu, apabila Pergub sudah ada, dipastikan tidak ada lagi permainan harga yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu,” kata Mukhtar.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Kemenag Salurkan Rp11,628 Miliar untuk Pemulihan 306 Masjid dan Musala Terdampak Bencana di Aceh

POPULARITAS.COM – Kementerian Agama menyalurkan bantuan tahap II sebesar Rp11,628 miliar untuk...

News

Aktifitas Gunung Sinabung Meningkat, Warga di Sejumlah Desa Diarahkan ke Zona Aman

POPULARITAS.COM – Aktifitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami...

EdukasiNews

Arab Saudi Siapkan 1.000 Beasiswa untuk Mahasiswa Indonesia 2026-2027

POPULARITAS.COM – Pemerintah Arab Saudi menyiapkan 1.000 kuota beasiswa bagi mahasiswa Indonesia...

Ekonomi

BYD bangun pabrik di Subang Jawa Barat, targetkan produksi mobil listrik 150 unit per tahun

POPULARITAS.COM – Pabrikan mobil asal Tiongkok, BYD bangun pabrik Kawasan Industri Subang...

Exit mobile version