Home News Gubernur Aceh: Tantangan Pemuda Saat Ini Cukup Berat
News

Gubernur Aceh: Tantangan Pemuda Saat Ini Cukup Berat

Share
Share

POPULARITAS.COM – Di tengah besarnya harapan masyarakat pada generasi muda dan menyongsong Indonesia Emas di tahun 2045, pemuda dihadapkan pada 4 tantangan, yaitu di bidang ekonomi, mental dan ideologi, teknologi serta moral.

Pesan tersebut disampaikan oleh Gubernur Aceh Nova Iriansyah, dalam sambutannya pada acara pelantikan pengurus Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Aceh Tengah (IPPEMATA) yang diikuti Gubernur secara daring via konferensi video, di ruang rapat Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, Rabu (18/8/2021).

“Di tengah besarnya harapan terhadap pemuda saat ini, kita akui tantangan yang dihadapi juga cukup berat. Setidaknya ada empat tantangan yang dihadapi generasi muda sekarang ini, yaitu tantangan di bidang ekonomi, seiring adanya pergeseran usaha di tingkat pasar.

Hal ini dapat kita lihat dari Kajian Bappenas tentang Outlook Perekonomian Indonesia 2019 yang menyebutkan banyaknya sektor usaha collaps akibat pengaruh teknologi digital,” ujar Nova.

Di masa depan, sambung Gubernur, Siap atau tidak, sektor ekonomi harus berbasis pada sistem e-commerce. Pemuda era milenial harus siap menjawab tantangan ini. Oleh karena itu, pemuda dituntut untuk melek digital jika tidak ingin tersingkir dari persaingan.

“Selanjutnya, tantangan di bidang ketahanan mental dan ideologi. Seiring ketatnya persaingan yang memaksa pemuda cenderung memikirkan dirinya sendiri. Akibat sikap individualis ini, pemuda berpotensi terlibat dalam konflik dan perpecahan. Radikalisme juga bisa merasuki pikiran pemuda, karena persaingan itu berperan memunculkan sikap saling curiga dan ingin menang sendiri,” sambung Gubernur.

Ketiga, lanjut Nova, tantangan untuk menyesuaikan diri dengan teknologi. Gubernur mengingatkan, keterbatasan sumber daya alam yang dimiliki, menuntut pemuda untuk mampu menerapkan konsep teknologi terbarukan yang murah dan praktis.

“Untuk itu pemuda harus siap menerapkan konsep teknologi yang handal, serta aktif memperluas jejaring di tingkat dunia. Kondisi ini berpotensi membuat pemuda lebih fokus untuk urusan global, dan mulai melupakan nilai-nilai kearifan lokalnya,” kata Gubernur.

Terakhir, ancaman dekadensi moral akibat teknologi informasi yang membuat dunia seakan tanpa batas. Banyak pemuda yang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, perilaku seks bebas, dan berbagai tindakan kriminal lainnya. Gubernur khawatir, jika pemuda Aceh semakin banyak yang terjerumus ke dalam tindakan berbahaya ini, niscaya masa depan negeri ini akan suram.

“Empat tantangan ini harus mampu diatasi pemuda kita. Oleh karena itu, penguatan organisasi pemuda penting kita lakukan agar pembinaan berjalan efektif. Sejalan dengan itu, pengurus IPPEMATA saya harap dapat menyusun program kerja yang mampu menjawab tantangan dan peluang tersebut. Dengan demikian, organisasi ini akan mampu memfasilitasi Pemuda Aceh Tengah untuk bersaing di tingkat global,” ujar Nova.

Dalam sambutannya, Gubernur juga menjelaskan peran strategis pemuda dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di era keterbukaan saat ini.

“Di era keterbukaan sekarang ini, peran pemuda begitu strategis dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Peran itu bisa dilakukan, antara lain dengan mendukung transformasi pengetahuan, teknologi, serta pola pikir sesuai nilai-nilai budaya dan religi, agar kita mampu berkompetisi di era globalisasi,” kata Gubernur.

Gubernur menambahkan, untuk mendorong daya berkompetisi tersebut, generasi muda membutuhkan wadah agar bisa mengaktualisasikan diri dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.

Dengan berorganisasi, generasi muda dapat menyumbangkan pemikiran untuk mendukung membangun daerah.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

News

Samsat Banda Aceh : Seluruh Pelayanan Resmi Pajak  Dipastikan Gratis, Jangan Pakai Calo!

POPULARITAS.COM – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, mengimbau seluruh masyarakat agar...

News

Bongkar Pasang Kepala SKPK Pidie oleh Sarjani

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat...

Exit mobile version