Home Kriminalitas Hadiri Pemusnahan 214 Ton Narkoba, Puan Serukan Gerakan Nasional Perangi Narkoba
KriminalitasNews

Hadiri Pemusnahan 214 Ton Narkoba, Puan Serukan Gerakan Nasional Perangi Narkoba

Share
Puan menghadiri acara pemusnahan 214,84 ton barang bukti narkoba hasil sitaan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Poto | HO : Balipuspanews.com
Share

POPULARITAS.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani menegaskan bahwa perang melawan narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif berbahaya lainnya (narkoba) harus menjadi gerakan nasional yang melibatkan keluarga, sekolah, komunitas, serta dunia digital.

Menurutnya, narkoba merupakan ancaman serius terhadap masa depan generasi muda dan keberlanjutan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Pernyataan tersebut disampaikan Puan saat menghadiri acara pemusnahan 214,84 ton barang bukti narkoba hasil sitaan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan dari berbagai pengungkapan kasus narkotika di seluruh Indonesia, Rabu (29/10/2025).

Kegiatan yang digelar di Lapangan Bhayangkara Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta, itu menjadi simbol komitmen kuat negara dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Puan mengapresiasi Polri atas kerja keras dan konsistensinya dalam memberantas kejahatan narkotika yang terus mengancam bangsa.

“Pemusnahan ini bukan hanya simbol penegakan hukum, tetapi juga pengingat keras bagi kita semua bahwa narkoba adalah musuh bangsa. Jika generasi muda kita terjerat narkoba, maka masa depan Indonesia akan terampas,” ujarnya melalui siaran pers, Kamis (30/10/2025).

Puan menyatakan, DPR RI mendukung penuh langkah pemerintah dan aparat penegak hukum dalam memperkuat kebijakan dan anggaran yang berkaitan dengan pencegahan, rehabilitasi, dan pemberantasan narkoba.  Meski demikian, ia mengingatkan bahwa perang melawan narkoba tidak bisa hanya dibebankan pada aparat penegak hukum.

“Kita harus membentengi anak-anak muda dengan pendidikan karakter, ketahanan moral, dan lingkungan sosial yang sehat. Jangan sampai bonus demografi yang kita miliki justru berubah menjadi bencana demografi karena narkoba,” kata Puan.

Ia menambahkan, narkoba jelas merusak kehidupan, melemahkan, dan mengancam sumber daya manusia (SDM) Indonesia, termasuk generasi muda. Puan menilai, penyalahgunaan narkotika dapat menurunkan kinerja, kesehatan, dan kemampuan sosial, serta merusak ekonomi, moral, dan kualitas SDM Indonesia. “Penggunaan narkoba, khususnya oleh generasi muda, menjadi ancaman serius bagi perkembangan SDM yang sehat dan produktif,” ucapnya.

Sebaliknya, Puan mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga generasi muda dari ancaman narkoba dengan memperkuat edukasi, literasi digital, serta menciptakan ruang-ruang produktif bagi kreativitas anak muda.

Sepanjang Januari hingga Oktober 2025, Bareskrim Polri telah mengungkap 38.934 kasus narkoba dengan 51.763 tersangka penyalahgunaan narkoba. Dari jumlah tersebut, sebanyak 48.692 adalah pria warga negara Indonesia (WNI), 2.764 wanita WNI, dan 150 anak di bawah umur, sementara 157 lainnya adalah warga negara asing.

Polri juga melakukan rehabilitasi terhadap 1.072 orang yang terindikasi sebagai korban penyalahgunaan narkoba melakukan pendekatan restorative justice.

“Jaringan penyelundup narkotika internasional ini banyak sekali akalnya. Kalau generasi muda kita rusak oleh narkoba, mau dibawa ke mana masa depan bangsa ini? Untuk itu, kita tidak boleh melonggarkan kewaspadaan,” ucap Puan.

Adapun 214,84 ton barang bukti narkoba yang dimusnahkan, terdiri dari 186,7 ton ganja, 9,2 ton sabu, 1,9 ton tembakau gorila, 2,1 juta butir ekstasi, 13,1 juta butir obat keras, 27,9 kilogram (kg) ketamin, 34,5 kg kokain, 6,8 kg heroin, 5,5 kg THC, 18 liter etomidate, 132,9 kg hashish, 1,4 juta butir happy five, dan 39,7 kg happy water.  Dari pemusnahan barang bukti tersebut, Polri berhasil menyelamatkan 629 juta jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba.

Puan menyaksikan Presiden Prabowo memusnahkan 2,1 ton dari 214,84 ton barang bukti narkoba senilai Rp 29,37 triliun yang terdiri dari ganja, ekstasi, dan sabu.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

News

Dolar AS Menguat, Harga Obat Naik hingga 10 Persen

POPULARITAS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali tertekan hingga...

News

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

POPULARITAS.COM – Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan bahwa Indonesia harus terus...

KriminalitasNews

Terduga Pelaku Pencurian Beserta Barang Bukti di Abdya Dicokok Polisi

POPULARITAS.COM – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Aceh Barat Daya...

Exit mobile version