Home Ekonomi Harga Emas di Pidie Berangsur Turun
EkonomiNews

Harga Emas di Pidie Berangsur Turun

Share
Harga turun, warga Banda Aceh ramai ramai borong emas
Dokumen. Harga Emas di Pidie Berangsur turun. (popularitas/Nurzahri)
Share

POPULARITAS.COM – Harga emas murni dalam beberapa pekan terakhir mengalami penurunan di Pidie.

Merosotnya harga logam mulia tersebut, menyusul seiring mulai menurunnya harga emas dunia.

Salah seorang pedagang emas di kota Sigli, Kabupaten Pidie, Adi mengaku, emas berkadar 99 karat permanyamnya dengan berat 3,3 gram, saat ini dijual dengan harga Rp 2.660.000.

Di mana harga emas yang masih belum jadi perhiasan tersebut dibadrol dengan harga Rp 806 ribu pergramnya.

Sedangkan emas yang sudah diolah dalam bentuk perhiasan permanyam dijual dengan harga Rp 2.730.000

“Harga emas dalam pekan ini mulai turun, permayam Rp 2.733.000 sudah termasuk ongkos buat,” kata Adi, Sabtu (11/9/2021).

Katanya, sebelum pandemi COVID-19 melanda Indonesia pada awal 2020, harga emas masih berada pada tingkat Rp 1.800.000 hingga Rp 2 juta permanyam.

Namun dampak pandemi tersebut, harga logam mulia yang sudah menjadi perhiasan bahkan sempat melambung tinggi yang mencapai Rp 3 juta permanyam.

Editor: dani

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

News

Dolar AS Menguat, Harga Obat Naik hingga 10 Persen

POPULARITAS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali tertekan hingga...

Exit mobile version