EkonomiNews

Harga Minyak Drop Rabu Pagi

JAKARTA (popularitas.com) – Harga si emas hitam kembali terkoreksi pada perdagangan pagi ini. Nuansa kekhawatiran penurunan permintaan akibat tensi dagang Amerika Serikat (AS)-China yang masih kencang dan aroma peningkatan produksi minyak AS jadi biang keroknya.

Pagi ini pukul 09.05 WIB, harga minyak mentah kontrak berjangka jenis brent terkoreksi 0,38% ke level US$ 58,02/bbl sementara minyak jenis WTI terkoreksi 0,4% ke level US$ 52,42/bbl. Harga minyak terus tertekan sejak 26 September lalu.

Dilansir dari Reuters, produksi minyak mentah AS diperkirakan naik 1,27 juta barel per hari (bph) pada tahun 2019 ke level 12,26 juta barel per hari. Administrasi Informasi Energi AS (EIA) menyampaikan pada hari Selasa, kenaikan ini sedikit di atas perkiraan sebelumnya di level 1,25 juta barel per hari.

Output pada tahun 2020 diperkirakan akan meningkat sebesar 910.000 barel per hari menjadi 13,17 juta barel per hari, menurut AMDAL, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya di level 990.000 barel per hari menjadi 13,23 juta barel per hari.

EIA memperkirakan permintaan AS untuk tahun 2019 hanya meningkat 40.000 barel per hari menjadi 20,54 juta barel per hari lebih sedikit dari perkiraan bulan lalu di 140.000 barel per hari.

Untuk tahun 2020, EIA memperkirakan permintaan minyak bumi dan bahan bakar cair AS naik 220.000 barel per hari menjadi 20,76 juta barel per hari dari perkiraan sebelumnya kenaikan 260.000 barel per hari

Perang dagang yang berkepanjangan antara China dan Amerika Serikat, dua ekonomi terbesar di dunia, telah mengguncang pasar keuangan dan memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi global dan permintaan minyak yang suram. EIA juga memangkas prediksi pertumbuhan permintaan minyak dunia tahun 2020 sebesar 100.000 barel per hari menjadi 1,30 juta barel per hari.*

Sumber: CNBC Indonesia

Shares: