Home News Harimau sumatera mangsa ternak warga di Aceh Timur
News

Harimau sumatera mangsa ternak warga di Aceh Timur

Share
BKSDA minta warga buat kandang untuk ternak
IHarimau Sumatera. Poto : Dok. BKSDA Aceh
Share

POPULARITAS.COM – Seekor harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) dilaporkan memangsa ternak warga di Gampong Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur.

Zakaria, pemilik ternak mengatakan ternaknya yang dimangsa harimau tersebut seekor anak sapi. Bangkai ternaknya tersebut ditemukan dengan kondisi di leher dan punggung berlumuran darah.

“Dari jejaknya, anak sapi tersebut dimangsa harimau. Kejadian ini sudah kami laporkan kepada aparat desa dan kecamatan. Kami berharap ada penanganan segera,” katanya, dikutip dari laman Antara, Senin (14/8/2023).

Selain di kebun, harimau tersebut dilaporkan memasuki permukiman penduduk. Itu terlihat dari jejak kaki satwa dilindungi tersebut di beberapa titik di permukiman penduduk.

“Kami khawatir dengan keselamatan anak-anak yang bermain di luar rumah jika harimau tersebut memasuki permukiman penduduk,” kata Zakaria menyebutkan.

Zakaria mengatakan masyarakat meminta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menurunkan tim mengusir satwa dilindungi tersebut. Sebab, keberadaannya sudah terpantau sejak awal tahun.

“Berbulan-bulan harimau tersebut berkeliaran di sekitar sini. Ada warga yang memergokinya saat di kebun. Sebagian warga was was dan mengurangi aktivitas di ladang,” katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Aceh Timur Teuku Muhammad Yunus mengimbau masyarakat menghindari interaksi negatif dengan satwa dilindungi tersebut.

“Jika mendapati jejak kaki satwa dilindungi di jalan atau pemukiman penduduk, maka segera laporkan pihak terkait agar gangguan harimau segera ditangani,” katanya.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat tidak melepasliarkan ternaknya ke kawasan perkebunan maupun hutan. Ternak sebaiknya dikandangkan guna mencegah gangguan harimau

“Untuk menjaga keselamatan, diharapkan warga yang menetap berdekatan dengan kawasan hutan agar menghindari aktivitas malam hari,” kata kata Teuku Muhammad Yunus.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

BPK RI beri WTP ke-11 untuk Pemkab Pidie

POPULARITAS.COM – Pemkab Pidie raih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas  laporan...

News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

Exit mobile version