Home Ekonomi Hingga Juni 2020, DPK Bank Aceh Capai Rp 21 Triliun
EkonomiNews

Hingga Juni 2020, DPK Bank Aceh Capai Rp 21 Triliun

Share
(ist)
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah selaku pemegang saham pengendali Bank Aceh Syariah menyampaikan total aset Bank Aceh Syariah hingga periode Juni 2020 telah mencapai Rp24 triliun.

Hal itu disampaikannya saat memperingati Hari Ulang Tahun Bank Aceh Syariah yang ke-47, Kamis, 6 Agustus 2020.

Ia menyebutkan Bank Aceh Syariah memiliki performa yang baik sehingga saat ini total asetnya mampu menembus angka Rp24 triliun. Sementara simpanan dana pihak ketiga (DPK) hingga Juni 2020 telah mencapai Rp21 triliun, sementara pertumbuhan pembiayaan yang disalurkan Bank Aceh mencapai Rp15 triliun.

Serta deviden yang dibagikan sebagai kontribusi pendapatan asli daerah mencapai Rp 265 miliar pada tahun 2019.

“Untuk periode Juni 2020 total aset Bank Aceh mencapai Rp 24 triliun, dana simpanan Pihak Ketiga mencapai Rp 21 triliun. Pada saat bersamaan pertumbuhan pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp 15 triliun, serta deviden yang dibagikan sebagai kontribusi Pendapatan Asli Daerah mencapai Rp 265 milyar pada tahun 2019,” kata Nova Iriansyah.

Nova Iriansyah juga mengingatkan, dalam situasi yang penuh ketidakpastian akibat dampak penyebaran Pandemi COVID-19 ini. Jumlah korban yang terpapar dan terinfeksi langsung maupun yang terdampak secara sosial dan ekonomi juga semakin meningkat dan memprihatinkan.

Untuk itu, ia mengajak semua pihak untuk bahu-membahu agar mampu bertahan di tengah Pandemi ini dengan terus meningkatkan kinerja dan peran secara optimal.

“Bank Aceh juga harus terus membangun sinergi dengan seluruh stakeholder dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Terutama di sektor-sektor produktif agar semangat dan cita-cita pendiri bank ini benar-benar membawa dampak positif dalam membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Disamping itu sebagai bank daerah yang sekaligus mitra utama masyarakat dan pemerintah, Bank Aceh Syariah harus memiliki komitmen yang kuat dalam membina hubungan industrial dengan lingkungan usahanya, melalui kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan.

“yang salah satunya melalui program Bank Aceh Syariah Peduli. Termasuk peran aktif dalam menghadapi dampak pandemi dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19 sebagaimana dicanangkan oleh Pemerintah,” kata Nova. (dani/ril)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
HeadlineNewsSepakbola

Torres Antar Spanyol Juara Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Kesabaran, disiplin, dan kecerdasan taktik akhirnya membawa Spanyol kembali ke...

InternasionalNews

AS Cabut Larangan TikTok di Perangkat Pemerintah setelah Restrukturisasi

POPULARITAS.COM – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menyatakan, aturan yang mewajibkan penghapusan...

EkonomiNews

Bertemu Menlu Wang Yi, Menko Airlangga Dorong Kemitraan Strategis hingga Investasi Hijau

POPULARITAS.COM – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menggelar pertemuan...

InsfrastrukturNews

Pemerintah Aceh Percepat Kegiatan Tambahan TKD Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh terus mempercepat pelaksanaan kegiatan Tambahan Transfer ke Daerah...

Exit mobile version