POPULARITAS.COM – Gelombangan dukungan atas terbitnya instruksi Gubernur (INGUB) Aceh tentang pelaksanaan sholat berjamaah bagi ASN dan mengaji sebelum belajar bagi siswa, terus mengalir. Himpunan pengusaha santri Indonesia (HIPSI) Aceh salah satu organ yang memberikan dukungan atas kebijakan tersebut.
Dukungan itu disampaikan oleh Ketua HIPSI Aceh Muhammad Balia dalam keterangan tertulisnya, Selasa (18/3/2025) di Banda Aceh. “Langkah penerbitan INGUB itu sangat tepat. Kami sangat mendukungnya,” katanya.
Menurutnya, shalat fardhu berjamaah merupakan bagian penting dari ajaran Islam dan sangat dianjurkan. Bagi umat muslim, khususnya di Aceh yang dikenal dengan penerapan syariat Islam, pelaksanaan shalat berjamaah seharusnya sudah menjadi kebiasaan tanpa perlunya instruksi khusus dari gubernur.
“Kehadiran INGUB itu diharapkan jadi momentum umat islam di Aceh meningkatkan kualitas ibadah, khususnya sholat berjamaah di masjid,” terangnya.
Untuk itu, sambung Balia, pihaknya meminta para pelaku usaha, baik warung, restoran dan usaha-usaha lain, untuk memberikan kesempatan kepada para pekerja sholat berjamaah di masjid saat tiba waktunya.
Langkah kecil ini, kata dia, jika dilakukan secara bersama-sama, maka akan memberi dampak yang cukup besar bagi keberkahan usaha dan ketenangan hati. Balia menilai bahwa Mualem sangat memahami arti rezeki itu tidak hanya semata-mata karena rajin usaha, tetapi karena melibatkan Allah dalam usaha dan menunaikan haknya kepada Allah.
“Mari kita membangun ekonomi Aceh dengan bentuk ketaatan kepada Allah. Mungkin saja ekonomi Aceh tidak stabil sekarang ini karena banyak yang abai terhadap shalat. Rezeki bukan hanya tentang banyak penghasilan, tetapi pendapatan itu ada berkahnya,” jelasnya.

Leave a comment