Home Ekonomi Hiswana Migas buka suara terkait kelangkaan bio solar di Aceh
EkonomiNews

Hiswana Migas buka suara terkait kelangkaan bio solar di Aceh

Share
Informasi pengisian BBM jenis Pertalite dan Solar harus terdaftar di Mypertamina menggunakan QR Code terpasang di salah satu SPBU di Jalan Arifin Achmad Pekanbaru, Agustus 2022 lalu. (EVAN GUNANZAR/RIAUPOS.CO)
Share

POPULARITAS.COM – Ketersediaan bio solar di sejumlah SPBU di Aceh mengalami kelangkaan sejak seminggu terakhir. Amatan popularitas.com di Banda Aceh, stok bio solar hanya tersedia di waktu-waktu tertentu.

Ketika stok BBM subsidi itu dipasok ke SPBU, kondisi langsung berubah menjadi antrean panjang.

Ketua Hiswana Migas Aceh, Nahrawi Noerdin, mengakui hampir seluruh SPBU di Aceh terlihat masyarakat mengantre berjam-jam untuk mendapatkan solar subsidi. Antrean tampak dipenuhi angkutan umum serta truk.

“Antrean solar subsidi tersebut disebabkan kuota biosolar di seluruh provinsi Aceh mendapat pengurangan dari pemerintah. Di Aceh sendiri, pengurangan kuota biosolar tahun ini mencapai 8.201 kiloliter,” kata Nahrawi.

Nahrawi meminta Badan Pengatur Hilir Minyak Dan Gas Bumi (BPH Migas) agar segera menindak lanjuti surat Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki yang meminta penambahan kuota. BPH Migas juga diharapkan dapat menambah segera kuota sehingga kebutuhan solar di Aceh terpenuhi.

“Penambahan kuota ini sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya antrean di SPBU di Aceh,” pintanya.

Menurutnya, bila penambahan kuota tidak dilakukan dari sekarang, tingkat antrean akan lebih panjang lagi pada akhir tahun mendatang. Berkaca tahun lalu, SPBU banyak mengalami kekosongan biosolar akibat kuota telah terpakai semua.

“Setiap akhir tahun terlihat ada antrean di SPBU. Jika solar kosong dan jenis bahan bakar lain juga kosong maka antrean akan lebih parah lagi nantinya. Jadi BPH Migas harus mengantisipasi dari sekarang, dengan melakukan penambahan kembali kuota biosolar sebanyak pemotongan yang dilakukan pada tahun 2022 lalu,” jelasnya.

Belum lagi, kata dia, pengurangan ini akan berimbas kepada para nelayan yang dominan mengunakan bio solar.

“Kita berharap BPH Migas dapat segera menindaklanjuti surat dari Pj Gubernur untuk penambahan kuota, kalau bisa sesegara mungkin mengingat beberapa hari lagi Iduladha, tingkat kebutuhan BBM subsidi lebih tinggi,” pungkasnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
NewsTeknologi

Prabowo Targetkan Indonesia Punya Pemerintahan Digital Kelas Dunia

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia memiliki pemerintahan digital kelas dunia...

News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

News

Samsat Banda Aceh : Seluruh Pelayanan Resmi Pajak  Dipastikan Gratis, Jangan Pakai Calo!

POPULARITAS.COM – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, mengimbau seluruh masyarakat agar...

Exit mobile version