Home Internasional Houthi Yaman tembak jatuh drone super canggih MQ-9 Reaper milik Amerika Serikat
Internasional

Houthi Yaman tembak jatuh drone super canggih MQ-9 Reaper milik Amerika Serikat

Share
24 drone canggih Amerika Serikat, MQ-9 Reapter hilang selama perang dengan Iran, kerugian capai 720 juta USD
MQ-9 Reaper FOTO : www.airandspaceforces.com
Share

POPULARITAS.COM – Drone super canggih, MQ-9 milik militer Amerika Serikat, ditembak jatuh kelompok perlawanan Houthi di provinsi Sadah, Yaman. Hal tersebut disampaikan oleh juru bicara militer Yahya Saree dalam keterangannya, Senin (5/9/2024).

MQ-9 Reaper ditembak oleh gerilyawan saat melakukan serangan ke kapal groton di Teluk Aden. Pasukan Houthi Yaman menembaknya dengan serangan rudal sistem pertahanan udara Soviet Kub

Moskow, 04/8 (ANTARA) – Kelompok Houthi Yaman pada Minggu menyatakan telah menembak jatuh drone MQ-9 Reaper buatan Amerika Serikat (AS) dengan rudal buatan lokal dan menyerang kapal Groton di Teluk Aden dengan rudal balistik.

“Pasukan pertahanan udara Angkatan Bersenjata Yaman (Houthis) menembak jatuh pesawat Amerika jenis (MQ_9) menggunakan rudal permukaan-ke-udara buatan lokal, pasukan laut dan rudal melakukan operasi militer gabungan yang menargetkan kapal (Groton) di Teluk Aden dengan sejumlah rudal balistik,” Yahya Saree.

Kapal (Groton) tersebut berhasil ditembak dalam aksi serangan tersebut, kata Saree, dan menambahkan bahwa alasan serangan itu adalah karena kapal tersebut melanggar larangan Houthis untuk memasuki pelabuhan Israel.

Hingga saat ini, Houthis telah berhasil menembak jatuh enam drone MQ-9, yang terbaru pada 29 Mei di kota Marib, Yaman.

Pada bulan April, CBS News melaporkan bahwa setiap drone tersebut berharga sekitar 30 juta dolar AS (sekitar Rp485,25 miliar), dengan mengutip data dari Layanan Riset Kongres AS.

Gerakan Houthi yang juga dikenal bernama gerakan Ansar Allah selama ini mengendalikan Yaman Utara.

Pada November 2023, mereka berjanji akan menyerang kapal apa pun yang terkait dengan Israel sampai Israel menghentikan aksi militer di Gaza.

Serangan-serangan tersebut mendorong AS untuk membentuk koalisi multinasional, termasuk Inggris, untuk melindungi pengiriman di wilayah Laut Merah dan menyerang target Houthi di darat.

Share
Tulisan Terkait
InternasionalNews

Andy Burnham Resmi Jadi Perdana Menteri Inggris Usai Bertemu Raja Charles

POPULARITAS.COM – Andy Burnham resmi menjadi Perdana Menteri Inggris pada Senin 20...

InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

Internasional

Tiga rudal Iran hantam Yordania

POPULARITAS.COM – Tiga rudal Iran hantam Yordania, Minggu 19 Juli 2026. Namun,...

InternasionalNews

AS Cabut Larangan TikTok di Perangkat Pemerintah setelah Restrukturisasi

POPULARITAS.COM – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menyatakan, aturan yang mewajibkan penghapusan...

Exit mobile version