Home News Hyundai tarik 70.000 kendaraan, ini penyebabnya
News

Hyundai tarik 70.000 kendaraan, ini penyebabnya

Share
Cara merawat agar baterai mobil listrik Hyundai IONIQ 5 tetap awet
Hyundai IONIQ 5 (ANTARA/Nanien Yuniar)
Share

POPULARITAS.COM – Hyundai Motor Co. akan secara sukarela menarik lebih dari 70.000 kendaraan untuk memperbaiki komponen yang rusak, kata kementerian transportasi Korea Selatan, Kamis (11/8/2022).

Hyundai menarik 70.582 unit dari enam model yang mencakup truk tugas berat Xcient QZ dan bus County, kata Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi Korea Selatan dalam sebuah pernyataan, dikutip Yonhap, Kamis.

Seiring dengan penarikan kembali Hyundai, Mercedes-Benz Korea juga akan menarik 438 unit kendaraan dari lima model, termasuk sedan listrik murni EQE 350+ dan EQS 450+.

Masalah yang mendorong penarikan itu termasuk kemungkinan pemadaman listrik yang disebabkan oleh komponen alternator yang rusak di truk Mighty Hyundai dan pengait pintle yang salah di sedan listrik Mercedes-Benz EQS 450+.

Pemilik kendaraan tersebut dapat mengunjungi pusat perbaikan dan layanan yang ditunjuk dari Hyundai dan produsen mobil Jerman pada hari Kamis dan Jumat, masing-masing, untuk mengganti suku cadang secara gratis, kata kementerian itu. (ant)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

70 Persen Masyarakat Masih Belum Konsisten Merawat Rupiah

POPULARITAS.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat baru 30 persen masyarakat di Aceh...

News

Petani Hilang Terseret Arus Sungai, Tim SAR Telusuri Sungai di Aceh Jaya

POPULARITAS.COM – Tim SAR gabungan mencari seorang petani yang dilaporkan hilang setelah...

News

Amnesty Beri Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran

POPULARITAS.COM – Amnesty International Indonesia memberikan rapor merah terhadap situasi hak asasi...

News

Perbaikan Jembatan Blang Miro-Kumbang Pidie Jaya Ditargetkan Rampung November 2026

POPULARITAS.COM – Pemerintah Pidie Jaya mulai menangani kerusakan oprit dan badan jalan...

Exit mobile version