Home News Ikatan Dokter Anak Belum Rekomendasi Sekolah Tatap Muka di Aceh
News

Ikatan Dokter Anak Belum Rekomendasi Sekolah Tatap Muka di Aceh

Share
Ilustrasi. (foto: Jateng Today)
Share

POPULARITAS.COM – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Aceh belum merekomendasi penerapan pembelajaran tatap muka (PTM) bagi sekolah di provinsi itu mengingat cakupan vaksinasi COVID-19 bagi pelajar dan guru masih rendah.

“Itu rekomendasi kami (belum layak, red.). Karena cakupan imunisasi (COVID-19) masih rendah,” kata Ketua IDAI Aceh Herlina Dimianti seperti dilansir laman Antara, Rabu (15/9/2021).

Data Dinas Pendidikan Aceh hingga 30 Agustus 2021 menyebutkan baru sekitar 10 ribu dari total 94 ribu guru dan tenaga pendidikan tingkat SMA, SMK serta SLB di seluruh Aceh yang telah disuntik vaksin COVID-19.

Jumlah keseluruhan peserta didik di Aceh mencapai 577.015 orang. Dari total itu, yang telah mendapat vaksinasi dosis pertama baru sekitar 19.521 orang dan sembilan ribu orang di antaranya telah menerima dosis kedua.

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikbudristek RI menyebutkan bahwa saat ini Aceh berada pada peringkat penerapan PTM terbatas yang mencapai 81 persen.

Sejauh ini, Herlina menilai bahwa sekolah-sekolah di Aceh masih renggang dalam penerapan protokol kesehatan mulai dari menjaga jarak, memakai masker, dan rajin mencuci tangan.

IDAI khawatir akan menciptakan penularan COVID-19 klaster sekolah, apabila penerapan protokol kesehatan di lingkungan sekolah terus renggang dan cakupan vaksinasi bagi guru dan pelajar juga masih rendah.

Oleh sebab itu, IDAI Aceh akan memberi rekomendasi pembelajaran tatap muka apabila angka cakupan vaksinasi bagi pelajar dan guru tinggi, sekaligus pemerintah menjamin penerapan protokol kesehatan dengan ketat di lingkungan sekolah.

“Misalnya jumlah kelas yang memang mencukupi untuk ‘physical distancing’, menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, artinya kalau itu bisa terealisasi maka IDAI sudah memberikan rekomendasi,” kata dia.

Tak hanya vaksinasi bagi guru dan pelajar, IDAI juga mengimbau seluruh insan yang berada di lingkungan sekolah untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19 seperti petugas kebersihan, satpam dan lainnya.

Oleh karena itu, IDAI juga terus melakukan sosialisasi kepada kelompok anak dan guru dalam upaya percepatan vaksinasi, yang bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota, Dinas Pendidikan, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan sektor terkait lainnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Pidie Jaya Mulai Prioritaskan Pemulihan Tambak Masyarakat Terdampak  Bencana

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, Provinsi Aceh, memprioritaskan pemulihan tambak...

InternasionalNews

Prabowo Ungkap Kunci Perdamaian ASEAN Di Forum Ekonomi Rusia

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan dialog dan musyawarah menjadi kunci dalam...

News

Basarnas Banda Aceh Dorong Sekolah Bangun Sistem Keselamatan Mandiri Hadapi Bencana

POPULARITAS.COM  — Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh mendorong penguatan kesiapsiagaan...

NewsTransportasi dan Logistik

Susun Rancangan Pergub, Mualem Dorong Percepatan Palayaran Krueng Geukuh-Penang

POPULARITAS.COM  – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), terus melakukan percepatan terwujudnya rute...

Exit mobile version