Home News Ini tips berolahraga saat puasa
NewsOlahraga

Ini tips berolahraga saat puasa

Share
Pelatih Fisik Persis Solo, Sofie Imam. (Ist)
Share

POPULARITAS.COM – Meskipun sedang berpuasa, berolahraga tetap menjadi kewajiban pemain demi menjaga kondisi tubuh tetap fit dan bugar. Kendati begitu, pemain dilarang asal berolahraga, sebab kesalahan dalam memilih jenis olahraga saat berpuasa justru memicu masalah baru bagi tubuh.

Pelatih Fisik Persis Solo Sofie Imam mengatakan dalam kondisi berpuasa pemain tidak dibenarkan melakukan olahraga dengan intensitas denyut nadi di atas 120 BPM. Selain itu durasi latihan juga disarankan tidak boleh terlalu berlebihan.

“Beraktifitas fisik minimal 30 menit setiap harinya agar tubuh sehat, bugar, dan produktif,” ujar pelatih fisik asal Tulungagung, Jawa Timur ini, dikutip dari laman Liga 1, Sabtu (9/4/2022).

“Yang dimaksud olahraga ringan dapat diukur dari intensitas denyut nadi, denyut nadi tidak boleh lebih dari 120 bpm. Contoh jalan cepat, jogging bisa aktifitas Workout Exercise,” sambungnya.

Mantan pelatih fisik Sabah FA itu melanjutkan latihan ringan tidak melulu harus workout seperti gym, angkat beban, push up, dsb. Kegiatan olahraga bertema rekreasi justru menjadi pilihan yang lebih tepat, seperti jalan cepat, jogging ringan, bersepeda, berenang, yoga dan pilates.

Untuk waktu pelaksanaan latihan tidak diberikan batasan. Namun menurutnya waktu yang paling ideal adalah setelah tubuh mendapatkan asupan makanan dan cairan.

“Menurut segi pandang saya dilihat secara fisiologi olahraga ringan bisa dilakukan setelah sahur dan buka,“ terang mantn pelatih fisik timnas U-19.

“Tetapi kalau kita sebagai atlet lebih baik setelah berbuka puasa tetapi diberi jarak 1-2 jam dari berbuka puasa dan Kondisi cairan di tubuh sudah normal kembali bisa minum,“ imbuhnya.

Selain berolahraga, Sofie Imam juga mengingatkan pentingnya menjaga asupan makanan. Pemain harus konsisten menjaga diet dengan menghindari makanan-makanan pantangan atlet seperti makanan berminyak, berlemak dan tinggi gula.

“Karena lemak tinggi dan gula mudah diserap tubuh yang mengakibatkan mudah lapar. Di saat berbuka puasa jangan langsung makan berat paling penting mencukupi kebutuhan cairan di tubuh, baru makan berat,” tandasnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

AS Cabut Larangan TikTok di Perangkat Pemerintah setelah Restrukturisasi

POPULARITAS.COM – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menyatakan, aturan yang mewajibkan penghapusan...

EkonomiNews

Bertemu Menlu Wang Yi, Menko Airlangga Dorong Kemitraan Strategis hingga Investasi Hijau

POPULARITAS.COM – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menggelar pertemuan...

InsfrastrukturNews

Pemerintah Aceh Percepat Kegiatan Tambahan TKD Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh terus mempercepat pelaksanaan kegiatan Tambahan Transfer ke Daerah...

News

Raih penghargaan Pemred Award 2026, Bank Aceh komit bangun komunikasi publik terbuka dan akuntable

POPULARITAS.COM – PT Bank Aceh Syariah terus berkomitmen untuk bangun komunikasi publik...

Exit mobile version