Home News Inilah senjata yang digunakan pelaku eksekusi Dantim BAIS di Pidie
News

Inilah senjata yang digunakan pelaku eksekusi Dantim BAIS di Pidie

Share
Inilah senjata yang digunakan pelaku eksekusi Dantim BAIS di Pidie
Senjata laras panjang jenis SS1V2, yang diduga digunakan pelaku untuk melakukan eksekusi Kapten Abdul Madjid, personil TNI dari kesatuan BAIS
Share

POPULARITAS.COM – Dalam pengungkapan kasus penembakan Kapten Abdul Madjid, komandan Tim BAIS di Pidie, petugas gabungan mengamankan barang bukti berupa senjata laras panjang jenis SS1-V2. Sejata itu, diduga digunakan para pelaku untuk mengeksekusi almarhun yang merupakan anggota TNI itu.

Dikutip dari Pindad.com, senjata SS1-V2 merupakan senapan serbu pengemabangan dari SSI-V1 yang diadopsi dari FN FNC. FN FNC sendiri merupakan senapan serbu buatan Fabriue Nationale Belgia pada pertengahan 1970.

Perbedaan terletak dari segi berat di mana senapan ini memiliki berat kosong 3.93 kg dan berat isi 4.29 kg, lebih ringan dari versi sebelumnya serta panjang laras yang dipangkas menjadi 363 mm. Untuk munisi, tetap menggunakan kaliber 5.56 x 45 mm standar NATO.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy mengungkapkan, ketiga pelaku yakni D, M, dan F saling kerja sama saat merencanakan aksi kejahatan tersebut. D berperan sebagai penyedia senjata, M menelusuri keberadaan korban dan F berperan sebagai eksekutor.

“Jadi tersangka F ini yang menembak senjata SS1-V2 yang megarah ke mobil korban, kemudian tembus dari pintu sebelah kanan di sopir, kemudian luka tembus ke pinggang dari korban, kemudian peluru tembus ke pinggang bagian kiri korban,” katanya dalam konferensi pers di Mapolda Aceh, Minggu (31/10/2021).

Winardy menjelaskan, senjata SS1-V2 ditemukan di kebun tersangka D, beberapa saat setelah dia ditangkap pada pukul 00.20 WIB dini hari tadi. Dari keterangan D, polisi kemudian menangkap M di Pidie Jaya.

“M sendiri mengenal Kapten Abdul Majid. Dia bahkan mengetahui keseharian korban,” jelasnya.

 

Editor : Hendro Saky

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

BPK RI beri WTP ke-11 untuk Pemkab Pidie

POPULARITAS.COM – Pemkab Pidie raih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas  laporan...

News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

Exit mobile version