POPULARITAS.COM – Menggunakan robot canggih, militer Amerika Serikat gelar operasi pembersihan selat Hormuz dari ranjau yang ditebar Iran. Langkah itu dilakukan demi beri keamanan bagi para kapal-kapal yang melewatinya.
Hal itu diberitakan Wall Street Journal sebagaimana di kutip dari Xinhuanews, Selasa 21 April 2026.
Sebuah operasi pembersihan ranjau yang menggabungkan sistem berawak dan nirawak diterapkan oleh militer AS untuk menyingkirkan ranjau yang dipasang oleh Iran, dengan menggunakan drone permukaan dan bawah air yang dilengkapi detektor sonar, papar seorang pejabat pertahanan AS seperti dikutip dalam sebuah pernyataan.
Presiden AS Donald Trump pada Jumat (17/4) mengatakan di platform Truth Social miliknya bahwa “Iran, dengan bantuan AS, telah menyingkirkan, atau sedang menyingkirkan, semua ranjau laut!” Iran tidak menanggapi klaim Trump tersebut.
Setelah Iran menutup kembali selat tersebut usai sempat dibuka sesaat, sebanyak 35 kapal outbound, selama kurun waktu 36 jam, telah berbalik arah, sebut sebuah laporan perusahaan analisis maritim yang berkantor pusat di Inggris, Windward.
Iran memperketat pengawasan atas selat itu setelah AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap negara tersebut pada 28 Februari. AS juga memberlakukan blokade angkatan laut di selat itu menyusul gagalnya negosiasi dengan Iran di Islamabad, Pakistan. Selesai

Leave a comment