POPULARITAS.COM – Jelang satu minggu lebaran idulfitri 1447 hijriyah, Mendagri Tito Karnavian dan Mensos Saifullah Yusuf mendadak kunjungi Aceh Timur. Kehadiran dua menteri kabinet Presiden Prabowo itu, didampingi Wagub Fadhlullah dan Kapolda Irjen Pol Marzuki Ali.
Kedatangan keduanya ke Aceh Timur, disambut langsung oleh Bupati Iskandar Alfarlaky. Tiba di kabupaten itu, kedua manteri langsung mengikuti sejumlah agenda kegiatan, diantaranya, penyerahan bantuan santunan ahli waris, jaminan hidup, isi hunia, dan bantuan stimulan sosial ekonomi bagi warga korban banjir di wilayah tersebut.
Bantuan yang bersumber dari Kementerian Sosial dan Kementerian Dalam Negeri itu diserahkan secara simbolis kepada sejumlah masyarakat penerima manfaat. Selain itu, kedua kementerian juga menyerahkan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Timur untuk mendukung percepatan pemulihan pascabencana.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam sambutannya mengatakan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan arahan Presiden agar pemerintah hadir secara langsung membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Sesuai arahan Presiden, Kementerian Sosial ditugaskan untuk menyalurkan berbagai bentuk bantuan, mulai dari santunan ahli waris, jaminan hidup, hingga bantuan untuk pemulihan sosial ekonomi masyarakat. Dampak bencana yang terjadi cukup besar, sehingga diperlukan kerja bersama agar proses pemulihan berjalan baik,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan pemerintah daerah yang dinilai aktif bekerja sama dengan pemerintah pusat dalam penanganan dampak bencana.
“Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah yang telah terlibat penuh dalam upaya penanganan bencana ini sehingga berbagai bantuan dapat tersalurkan dengan baik kepada masyarakat,” kata Saifullah Yusuf.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di tiga provinsi Sumatra (Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat), menekankan pentingnya akurasi data dalam proses penyaluran bantuan.
“Data yang disampaikan harus benar-benar akurat dan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan, sehingga pemerintah dapat menyalurkan bantuan dengan lancar kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Tito.
Ia juga meminta pemerintah daerah dan pihak terkait agar proaktif dalam melengkapi serta menjemput data korban agar masyarakat dapat segera menerima haknya.
“Kita harus proaktif menjemput data agar para korban bisa segera menerima seluruh haknya sebagai korban bencana. Jangan sampai ada warga yang terlewat karena persoalan administrasi,” katanya.

Leave a comment