Home News Jelang Pelantikan, Ini Harapan Partai Aceh Kepada Presiden Jokowi
News

Jelang Pelantikan, Ini Harapan Partai Aceh Kepada Presiden Jokowi

Share
Aceh target 15 medali emas di PON Papua 2021
Muzakir Manaf, Ketua KONI Aceh
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Ketua Umum Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA PA) Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem berharap,  kepemimpinan kedua Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden RI, didampinggi KH.Ma’ruf Amin sebagai Wakil Presiden RI, dapat menuntaskan point perjanjian damai MoU Helsinki serta sejumlah kewenangan lainnya untuk Aceh.

Sebab, sejak perjanjian damai antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Pemerintah Indonesia, 15 Agustus 2005 di Helsinki, Finlandia, masih ada sejumlah butir MoU dan kewenangan Aceh yang belum terwujud hingga kini.

Mualem melalui Juru Bicara (Jubir) Partai Aceh Muhammad Saleh mengatakan, komitmen ini menjadi penting sebagai upaya merawat damai abadi di Aceh. Sehingga tidak ada celah bagi para pihak “perusak damai Aceh”, untuk menghadapkan kembali Aceh face to face dengan Jakarta (Pemerintah Indonesia).

Kecuali itu, kata dia semakin memperkokok sosok Jokowi sebagai Presiden Indonesia yang peduli dengan keutuhan NKRI.

Selain itu, harapan rakyat Aceh agar Dana Otsus dapat diperpanjang atau diberikan selamanya untuk Aceh, setelah berakhir pada 2027 mendatang. Itu sebabnya sebut Shaleh, berbagai ruang dialog dapat diwujudkan dan tingkatkan.

“Untuk mempercepat proses yang ada, salah satu caranya adalah; Presiden Jokowi membentuk satu Badan Adhoc lintas Kementerian yang berkedudukan di Aceh. Badan ini langsung dibawah Presiden,” usul Mualem melalui Jubir Partai Aceh, Muhammad Saleh.

Kata dia, misalnya, Badan Adhoc ini terdiri dari unsur Kemendari, Kemenkopolhukam, Kementerian Keuangan, Bappenas serta kementerian terkait lainnya. Sehingga, setiap persoalan yang muncul dapat segera dituntaskan (eksekutornya) ada di Aceh, tanpa perlu mata rantai dan birokrasi yang panjang.

“Ini sesuai visi dan prinsip Presiden Jokowi yang akan membentuk kabinet dari sosok menteri yang mempunyai kemampuan sebagai eksekutor,”

“Kontestasi politik Pileg dan Pilres 2019 sudah berakhir. Saatnya Presiden Jokowi merekat kembali persatuan dan kesatuan negara. Sebagai Bapak Bangsa pada paruh kedua kepemimpinannya, Jokowi akan dikenang dari Sabang hingga Papua,” ulas Shaleh.

Partai Aceh juga berharap, Presiden Jokowi tetap membangun infrastruktur Aceh dengan sejumlah program proyek skala nasional di Aceh.

“Yang sudah berjalan dapat dituntaskan dan yang belum, diwujudkan kembali. Salah satunya, pembangunan  terowongan Geurute yang menjadi harapan besar masyarakat di Pantai Barat Selatan Aceh,” jelas Shaleh.

Terkait kekhususan Aceh dalam menjalankan syariat Islam. Partai Aceh berharap, Jokowi-Ma’ruf Amin, dapat meningkatkan dan mengoptimalkan bantuan pemberdayaan ulama, dayah dan pesantren di Aceh. (DRA/ril)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Gubernur Muzakir Manaf dan Ketua DPR Aceh rapat koordinasi bahas potensi bencana hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri rapat koordinasi bersama Gubernur Aceh...

News

Wagub Aceh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

POPULARITAS.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat...

News

Bupati Pidie Alokasikan Anggaran Rp125,6 M Untuk Gaji Tenaga PPPK-PW

POPULARITAS.COM – Pemerintah Pidie, telah mengalokasikan anggaran dana sebesar ratusan miliar rupiah...

EdukasiNews

Peringati Hardikda Aceh, Rektor USK Tegaskan Pendidikan Bukan Hanya Mengejar Angka dan Prestasi

POPULARITAS.COM – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Profesor Mirza Tabrani, mengingatkan agar pendidikan...

Exit mobile version