Home News Jembatan gantung Sikundo sepanjang 100 meter ditargetkan berfungsi akhir Agustus 2026
News

Jembatan gantung Sikundo sepanjang 100 meter ditargetkan berfungsi akhir Agustus 2026

Share
Perwakilan tim Satgas PRR Aceh dari Kemendagri, Imran, meniti tali baja yang menghubungkan Dusun Sarah Sare dan Dusun Durian di Desa Sikundo, Kecamatan Cereumen, Aceh Barat, Aceh. FOTO : Dok. Satgas PRR
Share

POPULARITAS.COM – Jembatan gantung yang hubungkan dua dusun di Gampong Sikundo, Pantee Ceuremen, Aceh Barat, ditargetkan berfungsi pada Agustus 2026. Saat ini, proses akhir berupa penguatan dan pengecoran tiang pondasi terus dikebut pengerjaannya. Ditargetkan pada akhir bulan ini rampung dan dapat beroperasi dan berfungsi penuh layani kebutuhan dan aktivitas ekonomi dan perlintasan warga.

Jembatan gantung Sikundo tersebut, pada bencana hidrometeorologi November 2026, alami kerusakan parah. Namun, berkat kerja sama semua pihak, pekerjaan pembangunan terus dipacu.

Pembangunan jembatan tersebut, dikerjakan oleh 35 prajurit TNI dan Dandenzibang 1/IM Meulaboh.

Koordinator Lapangan Pembangunan Jembatan Perintis Desa Sikundo, Letkol  Czi Azhari Lubis, mengatakan jembatan ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2026. Target itu menjadi penting agar warga tidak lagi 

bergantung pada jalur darurat yang berisiko, terutama saat musim hujan. “Kami diberi tugas 45 hari untuk menyelesaikan pembangunan. Akhir  Agustus sudah harus kelar. Kami sudah bekerja lebih dari seminggu, kami  akan kebut pembangunannya,” kata Azhari saat mendampingi Satuan Tugas  Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas) Pascabencana Sumatera meninjau pembangunan jembatan pada Sabtu (8/8/2026).

Bagi masyarakat Sikundo, jembatan bukan hanya penghubung dua dusun.  Infrastruktur ini akan memudahkan warga mengangkut hasil perkebunan,  memperlancar mobilitas harian, serta memberi anak-anak jalur yang lebih aman untuk berangkat dan pulang sekolah.

Perwakilan Tim Satgas PRR Aceh dari Kementerian Dalam Negeri, Imran,  mengapresiasi keterlibatan TNI dalam percepatan pemulihan infrastruktur di berbagai wilayah terdampak. Menurutnya, kerja cepat di Sikundo mencerminkan semangat gotong royong untuk membuka kembali akses  masyarakat yang sempat terisolasi. “Saya tidak bisa pungkiri, TNI ini luar biasa dalam ikut serta dalam  penanganan PRR, tidak hanya di Sikundo, tapi di beberapa tempat yang saya kunjungi,” ujar Imran.

Ia berharap penyelesaian jembatan segera mengakhiri keterisolasian warga dan menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di Desa Sikundo. “Sehingga masyarakat yang terisolasi bisa memanfaatkan akses dari wilayahnya ataupun untuk menjalankan aktivitas ekonomi di luar wilayahnya,” katanya.

Peninjauan di Sikundo menjadi bagian dari pemantauan terpadu Satgas PRR di Aceh Barat. Pada kunjungan yang sama, tim juga melihat perbaikan sawah rusak ringan di Desa Jambak serta penanganan abrasi tanggul sungai di Kecamatan Pante Ceureumen bersama pemerintah daerah, Balai Wilayah Sungai Aceh, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh, dan penyuluh pertanian.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Demi Uang Pensiun, Jenazah Ayah Disimpan 2,5 Tahun di Freezer

POPULARITAS.COM –  Kepolisian Yunani menangkap pria berusia 55 tahun di Kota Mystras,...

NewsSosial dan Budaya

Raih Penghargaan Pemerhati Pendidikan dan Budaya, Murthalamuddin : Akar Budaya Tak Boleh Tercerabut

POPULARITAS.COM – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, menerima penghargaan sebagai Pemerhati Pendidikan...

News

Kini, Ompreng MBG Wajib Cantumkan Batas Waktu Konsumsi

POPULARITAS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) mulai pekan depan mewajibkan Satuan Pelayanan...

News

Seekor Gajah Sumatra Ditemukan Mati di Perkebunan Sawit Aceh Tamiang

POPULARITAS.COM – Satu individu gajah sumatra (elephas maximus sumatranus) ditemukan mati di...

Exit mobile version