Home News Jokowi sebut informasi intelijen jadi “makanan” sehari-hari setiap pagi
News

Jokowi sebut informasi intelijen jadi “makanan” sehari-hari setiap pagi

Share
Presiden RI, Jokowi saat meninjau program percepatan penurunan stunting di Desa Kesetnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Kamis (24/3/2022). dok. popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan informasi intelijen mengenai politik, ekonomi, dan sosial selalu menjadi “makanan” sehari-hari bagi dirinya setiap pagi.

“Saya itu secara rutin mendapatkan laporan mengenai hal yang berkaitan dengan politik, yang berkaitan dengan ekonomi, yang berkaitan dengan sosial selalu mendapatkan informasi itu,” kata Jokowi di Pasar Bali Mester Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (19/9/2023), dikutip dari laman Antara.

Hal itu disampaikan Jokowi untuk menjawab pertanyaan terkait pernyataan yang dia sampaikan sebelumnya pada Sabtu (16/9) bahwa dia mengetahui kondisi dalam partai dan keinginan partai karena memiliki informasi komplit dari intelijen.

Jokowi mengatakan informasi yang dia peroleh berasal dari intelijen di Badan Intelijen Negara (BIN), informasi dari Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, informasi keamanan dari Kepolisian RI, juga informasi aliran dana dari Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK).

Begitu juga soal hasil survei dan data-data lainnya selalu diperoleh Jokowi setiap pagi.

“Semuanya saya dapat. Itu makanan sehari-hari saya. Hasil survei mereka, data-data, angka-angka, semuanya pagi-pagi itu sarapan saya. Angka-angka, data-data, apa itu laporan-laporan rutin seperti itu, apa ? kenapa ?,” kata Jokowi.

Jokowi sebelumnya saat menghadiri Rakernas Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi, Bogor, Sabtu (16/9) mengatakan dirinya memiliki informasi komplit dari berbagai sumber mengenai kondisi partai-partai politik (parpol), termasuk keinginan dari parpol tersebut.

“Dalam-nya partai seperti apa saya tahu, partai-partai seperti apa saya tahu. Ingin mereka menuju kemana saya tahu. Informasi yang saya terima komplit,” katanya.

Presiden mengatakan dirinya memiliki informasi intelijen dari berbagai pihak, dan juga informasi mengenai data terbaru, hingga survei terkait partai politik. Informasi tersebut hanya dimiliki Presiden Jokowi karena diberikan intelijen secara langsung.

“Dan itu hanya miliknya Presiden. Dia (informasi) itu langsung,” ujar Jokowi.

Dalam pertemuan dengan relawan itu, Jokowi menjelaskan kepemimpinan ke depan sangat penting karena akan menentukan apakah Indonesia akan mampu melompat menjadi negara maju atau hanya berkutat sebagai negara berkembang. Dengan begitu, kata Jokowi, pelaksanaan Pemilu untuk menentukan Presiden-Wakil Presiden selanjutnya yakni Pemilu 2024, Pemilu 2029, dan Pemilu 2034 akan sangat menentukan posisi bangsa Indonesia.

“Saya berpikiran negara ini harus jadi negara maju, negara makmur. Tapi memang kepemimpinan itu sangat menentukan,” kata Presiden Jokowi.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri peringatan HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Minggu 19 Juli 2026 malam, hadiri...

InternasionalNews

Andy Burnham Resmi Jadi Perdana Menteri Inggris Usai Bertemu Raja Charles

POPULARITAS.COM – Andy Burnham resmi menjadi Perdana Menteri Inggris pada Senin 20...

NewsSosial dan Budaya

13 Nama Jalan di Aceh Barat Daya Segera Berganti

  POPULARITAS.COM –  Sebanyak 13 nama ruas jalan di Aceh Barat Daya...

InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

Exit mobile version